Minta Pimpinan BPK Perwakilan Kalbar Yang Baru Jangan Pikirkan Opini

KBRN, Pontianak: Anggota VI BPK RI Herry Azhar Azis usai menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan BPK Kalimantan Barat dari Joko Agus Setyono kepada Hery Ridwan berharap, Kepala Perwakilan BPK yang baru untuk dapat menjalankan tugas dengan baik. Selain itu, yang paling penting menurutnya adalah Kepala Perwakilan BPK tidak sekedar memikirkan Opini, namun juga dapat melakukan pemeriksaan pola anggaran Pemerintah Daerah apakah sudah sesuai dengan peruntukkanya demi kesejhateraan masyarakatanya.

“Saya sudah sampaikan kepada pimpinan yang baru, jangan pikirkan opini tapi bagaimana pola anggaran itu bisa memberikan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya Jum’at (06/03/2020) di Aula BPK Perwakilan Kalbar.

Senada disampaikan Gubernur Kalbar Sutarmidji dirinya sependapat dengan apa yang disampaikan Anggota BPK RI, bahwa pengalokasian Anggaran untuk percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan indikator-indikatornya. Dimana dalam menyusun rencana kerja, pihaknya akan minta BPK RI Kalbar untuk memberikan penjelasan kepada dinas-dinas supaya agar lebih jelas.

“Saya sependapat dengan yang disampaikan Pak Herry Azhar Azis terkait pengalokasi anggaran untuk percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan indikator-indikatornya,”ujarnya.

Masih menurut orang nomor satu di Kalbar ini, selama kepemimpinannya target penurunan angka kemiskinan sedrastis mungkin hingga dibawah 5 persen. Pemerintah kabupaten kota di Kalbar juga diminta memperhatikan target yang akan di upayakan Pemrop Kalbar. Gubernur menyebutkan masih ada beberapa kabupaten yang masih perlu mendapat perhatian diantaranya Kabupaten Melawi. Begitu juga dengan kabupaten yang memiliki angka kemiskinan cukup tinggi, diharapkan dapat menjadi perhatian pemkab setempat.

Dalam melaksanakan tugas, pemeriksa keuangan harus tegas, bersih dan tidak boleh menerima apapun. Kemudian Pemeriksa keuangan tidak boleh melakukan kesepakatan dengan pihak pemerintah maupun lembaga Negara lain. tegasnya

"Apabila ada temuan pengelolaan keuangan yang tidak baik, berikan penilaian yang sesuai. Dengan sikap tegas Pemeriksa keuangan,  Insya Allah, pengelolaan keuangan negara akan menjadi baik," pintanya.

Di tempat terpisah, Mantan kepala Perwakilan BPK Propinsi Riau Hery Ridwan yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Perwakilan BPK Propinsi Kalbar akan berupaya semaksimal mungkin kedepan mempertahankan profesionalisme dan independensi dalam melaksanakan pemeriksaan keuangan serta tata kelola pemerintahan pemerintah daerah di Kalbar. 

“Sebagai kepala perwakilan yang baru akan melanjutkan rencana kerja dan pencapaian positif yang diraih kaper lama. Kami juga akan semakin meningkatkan profesionalisme integritas dan independensi yang saat ini sudah semakin baik,”jelasnya.

Tekad selanjutnya yang dilakukan oleh pihaknya, lanjut hery yakni dengan meningkatkan komunikasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah kabupaten kota termasuk juga para stake holder sehingga pengelolaan keuangan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita juga akan melihat peraturan mana saja yang belum sinkron, itu juga merupakan tugas BPK untuk memberikan masukan kepada pihak yang berwenang, terutama pengambil kebijakan kita bisa sampaikan melalui hasil pemeriksaannya,”pungkasnya.

Sementara itu, jabatan Kepala Perwakilan BPK Kalimantan Barat yang baru diserahkan dari Joko Agus Setyono kepada Hery Ridwan mantan Kepala Perwakilan BPK Propinsi Riau, sedangkan Joko Agus Setyono ditugaskan menjadi Kepala Perwakilan BPK Propinsi Jawa Timur. (Syahrul)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00