Jaksa Menyapa Edukasi Publik Taat dan Sadar Hukum

KBRN, Pontianak : LPP RRI dan Kejaksaan Republik Indonesia kembali melakukan nota kesepahaman untuk bekerja sama dalam program Jaksa Menyapa. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sekaligus lounching Jaksa Menyapa Edisi perdana 2020 dengan narasumber Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Direktur Utama LPP RRI M Rohanudin langsung dari kantor Kejaksaan Agung RI, Selasa (03/03/20200.

Kegiatan ini juga disaksikan langsung seluruh Kejaksaan Tinggi di tanah air melalui video confrence, termasuk Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Rorogo Zega, SH, MH menjelaskan melalui Jaksa Menyapa, Kejaksaan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan program termasuk kinerja kepada masyarakat diantaranya apa tugas pokok dan fungsi Kejaksaan di dalam penuntutan.

“Sesuai arahan Pimpinan Kami, tindak lanjut setelah MOU ini kita akan laksanakan program ini bersama RRI yang ada di Kalimantan Barat” katanya.

Roroga menegaskan masyarakat perlu diedukasi tentang kesadaran maupun ketaatan terhadap hukum agar setiap kesalahan yang sudah dilakukan tidak terulang, maka melalui program Jaksa Menyapa secara menerus masyarakat memahami pentingnya dalam menjauhi pelanggaran hukum.

Disisi lain diakui Roroga, Kejaksaan juga komitmen dalam mengawal penggunaan dan pemanfaatan dana desa. Menurutnya ada dua strategi yang dijalankan Kejaksaan misalnya Kepala Desa yang tidak paham tata kelola dana desa maka akan dibina oleh Kejaksaan, namun jika terbukti mengarah ke Korupsi, maka Kejaksaan melakukan penindakan penegakan hukum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00