Alami Cidera Otak Parah, Pelaku Pembunuhan Di Kafe Akhirnya Tewas

KBRN – Pontianak, Pelaku pembunuhan di kafe Mama jalan 28 Oktober Pontianak Utara Kalimantan Barat, akhirnya meninggal dunia, setelah sempat menjalani perawatan diruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar, Kamis, (30/01/2020).

Pelaku dinyatakan meninggal dunia, setelah sempat koma selama 24 jam karena mengalami luka yang cukup serius dibagian kepala.

Menurut Dokter Penanggung Jawab Ruang I-C-U Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat A-K-P Sigit Sutanto, pelaku mengalami cedara otak yang cukup parah dan saat dibawa kerumah sakit sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Kami sempat akan melakukan tindakan operasi, namun karena kondisi cedera otak pelaku yang cukup parah, bahkan ada bagian tempurung kepala yang pecah, akibat benturan benda tumpul yang cukup keras. Selama diruangan ICU pelaku bisa bertahan hidup karena dibantu oleh alat dan beberapa kali dilakukan tindakan pacu jantung atau RJP” jelasnya.

Penyebab kematian pelaku kata A-K-P Sigit Sutanto, akibat luka di kepala, cidera otak yang cukup parah dan pecahknya tempurung kepala.

Sementara itu Kapolresta Pontianak Kombes Polisi Komarudin, juga memastikan pelaku meninggal dunia, setetelah dan jenazahnya, sudah langsung diserahkan ke pihak keluarga.

“Sampai pelaku dipastikan meninggal dunia, kami belum bisa memastikan motiv dari penyerangan yang dilakukan pelaku, hingga menyebabkan satu orang meinggal dan satu lagi mengalami luka, di Kafe Mama jalan 28 Oktober Pontianak Utara.

“Saat kami amankan dari TKP, pelaku sudah tidak sadarkan diri dan langsung kami dibawa kerumah sakit”

Kombes Polisi Komarudin menegaskan, luka dibagian kepala yang menyebabkan kematian pelaku, dari hasil rekaman CCTV yang sudah diamankan, bukan karena dianiaya,

“Saat melakukan penyerangan dengan senjata tajam, sejumlah pengunjung Kafe mencoba mempertahankan diri, menghalau pelaku dengan berbagai barang yang ada di sekitarnya, seperti kuris dan meja dan ada beberapa yang tetapt mengenai bagian kepala pelaku”, jelasnya.

Dengan meninggalnya pelaku penyerangan yang menewaskan satu orang di Kafe Mama jalan 28 Oktober Pontianak Utara, kasus ini akan ditutup pihak kepolisian Polresta Pontianak.

“Meski demikian penyidikan tetap akan kami lanjutkan, dan kami sudah memeriksa sebanyak 7 orang saksi, untuk mengungkap kasus ini”, tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00