Pelaku Pembobolan Rumah Berhasil Dibekuk Polisi

KBRN, Pontianak : Pelaku pembobolan rumah pada 10 Mei lalu di  Dusun Mekar Harapan Desa Baru Kecamatan Nanga Pinoh berinisal Id (38) berhasil diungkap jajaran Sat Reskrim Polres Melawi.

Kasat Reskrim AKP I Ketut Agus Pasek Sudina (Senin, 23/5/2022) menjelaskan, pada kejadian itu korban mengalami kerugian hingga Rp. 11 juta lebih.

Kronologi kejadian kata Kasat Reskrim, tersangka memasuki rumah korban dengan memanjat tiang sebelah ruko milik korban, setelah itu masuki rumah korban melalui jendela belakang ruko yang tidak terkunci.

“Setelah berhasil masuk, tersangka  langsung membuka laci kasir yang dalam keadaan tidak terkunci dan mengambil uang yang berada dalam laci sebesar Rp. 2.000.000,-. Kemudian tersangka ini membuka laci yang ada dibawahnya, dan mendapatkan dompet yang berisi 1 buah kalung emas serta 1 buah gelang emas putih. Tersangka kemudian membawa barang curiannya tersebut menggunakan kantong plastik bekas yang didapati di ruko tersebut,” ungkapnya.

"Tersangka berhasil kami amankan pada hari Sabtu (21/5) sekitar pukul 21.00 wib. Pada saat penangkapan tersangka ini tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya," lanjutnya.

Pengakuan tersangka,   barang-barang yang dicuri yaitu satu buah kalung emas, satu buah gelang emas putih dan uang sebanyak Rp. 2.000.000.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Kasat Reskrim mengungkapkan, pihaknya juga berhasil mengungkap tindak pidana pencurian besi pada alat Bandsaw, yang terjadi pada Jumat (20/5). Pelaku diketahui berinisial S (29 ), warga Nanga Pinoh

"Pada hari yang sama dengan adanya laporan dari masyarakat tersebut kami dapati satu tersangka tunggal, tersangka beserta barang bukti yaitu 1 buah lempeng besi Bandsaw dan 1 buah roda gila bagian atas Bandsaw, Kami amankan ke Mapolres Melawi guna proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Tersangka sudah berhasil menjalankan aksinya, sementara barang bukti curian didapati di rumah tersangka pada saat proses penangkapan.

"Pada saat melakukan aksinya, tersangka ini menggunakan linggis untuk masuk ke gudang. Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar 40 juta. Dan tersangka S ini, Kami kenai pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar