Kejati Kalbar Siap Berantas Mafia Pelabuhan dan Pungli

KBRN, Pontianak : Perintah Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin untuk memberantas Mafia tanah dan Pelabuhan harus dijalankan oleh seluruh jaksa di tanah air. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat sendiri berupaya agar permasalahan ini bisa diatasi dengan baik dan perlu sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Dr. Masyhudi saat menjadi narasumber pada acara sosialisasi Pelabuhan Bersih yang digelar PT Pelabuhan Indonesia / Indonesia Port Corporation (IPC) Pontianak, di Ruang rapat lantai 2 Kantor Pelindo II, Jumat (03/12/2021)

Masyhudi memastikan pihaknya bersama pemangku pelabuhan atau kemaritiman melakukan diskusi dan menyepakati bersama-sama untuk memerangi mafia pelabuhan dan pungli sehingga menjadi Pelabuhan bersih.

"Kita juga tekankan bahwa perlunya sinergitas dan kolaborasi semua pihak, karena masih ada hal-hal yang perlu dibenahi atau dibersihkan supaya investor itu senang dengan pelayanan pelabuhan dan senang berinvestasi di Kalbar, " ujarnya

Kajati mengatakan pemberantasan mafia pelabuhan demi kepentingan masyarakat dan kemakmuran masyarakat, karena jika pelayanan prima, maka aktivitas ekspor maupun inpor akan berjalan dengan optimal.

"Sehingga barang-barang dari kalbar itu bisa berkompetisi bukan dengan biaya yang tinggi. Artinya barang itu diluar sudah tidak berkompetisi kita justru sebaliknya. Maka semangat bersama kita jadikan pelabuhan bersih dari pungli dan mafia, " jelasnya.

Kajati Kalbar menegaskan agar melaporkan jika ditemukan pungli ataupun mafia Pelabuhan.

"Kalau ada pungli atau Mafia, lapor saja kepada kita dan kita dari kejaksaan sudah membentuk tim untuk memberantas mafia pelabuhan ini dengan bersama-sama, " jelasnya.

Namun sejauh ini, diakuinya, balum ada temuan-temuan terkait hal tersebut hanya saja ada temuan yang sedang dilakukan kajian melalui upaya preventif dan represif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar