Karena Sering Tak Kunjung Dapat Respon, Warga Kuburaya Akhirnya Lapor Ke Ombudsman

KBRN, Pontianak: Hanya karena alasan tidak pernah di respon oleh instansi terlapor, Hudratillah salah seorang warga Kabupaten Kuburaya ini akhirnya memilih Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat untuk menjembatani keluhannya terhadap kinerja pelayanan publik pemerintah. Seperti baru-baru ini, dirinya mengeluhkan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum di kabupaten itu, terutama  mengenai penerapan tarif minimal yang dinilainya justru merugikan pelanggan.

Setelah mengirimkan laporan ke Ombudsman RI melalui email resmi, akhirnya surat tersebut direspon oleh pihak Ombudsman dan diteruskan penananganannya oleh Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat. Dirinya kemudian, diundang untuk hadir dalam rapat konsiliasi yang di fasilitasi oleh Ombusman Kalbar dengan mempertemukan antara pelapor dengan terlapor untuk mendapatkan penjelasan dari pihak terlapor.

“Sebelumnya laporan yang disampaikan cukup banyak dan memang tidak pernah direspon, waktu itu belum ada Ombudsman di Kalbar, jadi saya tidak tau. Karena sudah greget, ingin melaporkan, sebelumnya belum ada meteran, ya udah bayar online aja. Sekarang sudah tau ada Ombudsman, saya imel saja ke pusat, akhirnya di respon kesini (Ombudsman Kalbar),” ungkapnya Jum’at (15/10/2021).

Sebagai warga negara yang wajar menurutnya memiliki keluhan terhadap kinerja aparat pemerintah, apabila kurang baik dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya responsifitas yang baik oleh Ombudsman Kalbar terhadap laporan masyarakat, dirinya bersyukur dan menilai hal ini merupakan langkah yang sangat baik, apalagi laporan tersebut sampai ditindak lanjuti dengan mempertemukan kedua belah pihak.

“Artinya di saya ini punya masalah dengan pemerintah, menurut saya kalau direspon saja itu buat saya sudah cukup baik, apalagi sampai ditindaklanjuti dengan mempertemukan dengan instansi yang dilaporkan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00