Polres Ketapang Tangkap Tiga Tersangka Jual Beli Madu Palsu Omzet Puluhan Juta Rupiah

KBRN, Pontianak : Satuan Reskrim Polres Ketapang, menangkap tiga tersangka dugaan tindak pidana penipuan jual beli madu palsu.Ketiga terduga pelaku MRS (25), SAJ (34) dan MSS (45) berhasil diamankan di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Kamis (16/9/2021) dini hari. 

Pengungkapan kasus penipuan jual beli madu palsu ini bermula saat korban Komariah melaporkan kejadian penipuan yang dialaminya pada Sabtu (11/9). Terdapat dua orang laki laki yang satu diantaranya adalah terduga pelaku berinisial MRS datang ke rumah korban untuk menawarkan madu kepada korban dengan harga Rp 350 ribu rupiah per kilo. 

Kemudian pada hari Senin (13/9), datang dua orang laki-laki satu diantaranya mengaku bernama Chandra dari Jakarta, yang diperkirakan bagian dari komplotan pelaku. Kedatangan Chandra berniat untuk mencari madu dengan jumlah banyak kepada korban. 

Korban yang sebelumnya didatangi oleh dua orang pelaku yang sempat menawari madu langsung menghubungi pelaku MRS untuk menyiapkan madu, pelaku MRS langsung membawakan 11 jerigen madu dengan berat total 272 kilo dan langsung dibayar oleh korban senilai Rp 95,2 juta.  

Setelah dibayar, korban langsung menghubungi pelaku yang bernama Chandra dengan maksud untuk menjual madu tersebut. Dengan dalih tidak bisa datang ke Ketapang, pelaku Chandra mengutus rekannya untuk mengecek keaslian madu yang akan di jual korban. Setelah mengecek madu di rumah korban dan mengatakan bahwa madu tersebut asli, melalui telpon pelaku Chandra meminta korban kembali menyiapkan stok madu lebih banyak lagi, yang direspon korban dengan membeli kembali 191 kilo madu kepada pelaku MRS seharga Rp 66,8 juta 

Korban langsung menghubungi pelaku yang mengaku bernama Chandra untuk menyampaikan bahwa madu telah siap sesuai permintaan, namun pelaku chandra tidak merespon sehingga korban merasa curiga dan mencoba memeriksa secara teliti madu tersebut dan sadar bahwa sudah menjadi korban penipuan.

"Ketiga pelaku ditangkap di Kelurahan Tuan Tuan, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang yaitu MRS, SAJ dan MSS. Satu orang pelaku lainnya juga sudah dilakukan penangkapan di Kecamatan Rasau Jaya oleh Polsek Rasau Jaya Polres Kubu Raya berinisial FR, dan saat ini sedang dijemput Anggota Reskrim Polres Ketapang," ujar Kasat Reskrim AKP Primastya, S.I.K, sesuai rilis yang diterima RRI. 

Barang bukti yang ikut diamankan berupa 19 jerigen madu diduga palsu, uang tunai Rp 28,8 juta, empat gelang emas, ATM dan buku tabungan BRI berisi Rp 56,6 juta serta satu unit mesin cuci.

Para pelaku dapat dijerat dengan Tindak Pidana Penipuan dan atau Perlindungan Konsumen dan atau Pangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau Pasal 62 ayat 1 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan atau Pasal 136 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan dan pasal 197 UU RI 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Laporan Kontributor RRI dari Kabupaten Ketapang, M. Naufal. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00