Warga Jangan Takut Lapor Pungli

KBRN, Pontianak: Anggota Tim Ahli Satgas Saber Pungli Kalimantan Barat Turiman Fachturrahman Nur meminta masyarakat tidak takut untuk melaporkan hal-hal yang berbau pungli atau pungutan liar dengan berbagai modusnya. Sebab, kesadaran masyarakat untuk melapor juga memainkan peran penting dalam pemberantasan pungli.

"Laporan dapat secara on line. Sekretariat ada di Inspektorat, kemudian di Polda dan setiap Polres. Apalagi zaman sekarang yang serba cangih, bisa melalui rekaman, dan Kami tetap akan menindaklanjuti semua laporan tersebut. Dan selama ini Tim Saber Pungli Kalimantan Barat sudah menindaklanjuti berbagai temuan-temuan baik itu laporan dari masyarakat maupun dari Tim Inteljen Kami," ujar Turiman saat diminta tanggapan terkait pemberantasan pungli di Kalimantan Barat Senin (14/6/21) pagi. 

Menurut Turiman berbagi modus pungli memang masih ada di bidang pelayanan-pelayanan publik, termasuk di Pelabuhan. Namun jarang yang melaporkan, padahal Saber Pungli telah membuka pelaporan secara on line. 

"Kesadaran masyarakat juga berpengaruh, karena biasanya pungli itu dilakukan tahu sama tahu saja, tetapi makin lama kan semakin membebani para pengguna jasa dan akan mempunyai multiplier effect terhadap pelayanan-pelayanan yang berbasis kebutuhan dasar masyarakat," terang Turiman.   

Selama ini, lanjut Turiman, pelaporan-pelaporan yang masuk baik yang dikerjakan oleh Tim Intelijen maupun laporan masyarakat itu akan dipetakan terlebih dahulu, lalu dibuat kategorisasi dan pendalaman. Kecuali kasus seperti di Pelabuhan Tanjung Priok yang santer beberapa hari terakhir, akan segera ditindaklanjuti. 

Seperti diketahui Presiden Indonesia Joko Widodo telah menginstruksikan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk menindak premanisme maupun pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapolri kemudian merespon dengan menginstruksikan seluruh Kapolda untuk memberantas pungli di pelabuhan yang ada di wilayah kerja masing-masing.

"Sebenarnya hal ini juga sudah dilakukan oleh Tim Saber Pungli Kalimantan Barat, tapi kan kami berkali-kali mencoba untuk melakukan pencegahan-pencegahan. Tapi kalau Presiden sudah memberikan instruksi untuk penindakan tentu akan dipatuhi oleh seluruh Polda," ungkap Turiman.

Diakui Turiman, modus-modus yang sama juga berlaku di wilayah-wilayah pelabuhan di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat. Bahkan, sudah 23 orang yang diperiksa oleh Polda sebagai leading sector yang mengomandani Tim Satgas Saber Pungli. Ini juga jadi momentum pemberantasan pungli di bidang pelayanan publik. 

"Jadi jangan takutlah untuk memberikan laporan-laporan tentang adanya modus pungli walaupun sekelas 20 ribu, 15 ribu, tapi kalau dikalikan sekian kan juga itu (red: besar). Dan pelapor akan dilindungi oleh Kami di Tim Saber Pungli, karena kan Kami punya tim yang akan bekerja, salah satunya adalah Tim Inteljen," ingat Turiman. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00