Dinas Kesehatan Sambas Diduga Lakukan Pungli Rapid

KBRN - Pontianak ; Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, diduga melakukan pungli dalam pelaksanaan  swab test Rapid Antigen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengakui pihaknya menemukan dokumen dugaan pungli tersebut, terhadap warga, Jumat, (07/04/21).

“Kami menemukan bukti dokumen seperti kuitansi sebesar Rp 250 ribu, dan surat keterangan hasil swab test Rapid Antigen dengan kop surat bertulis Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas ditandatangani dan cap basah oknum dokter di Dinkes tersebut”, jelasnya.

Ia mengungkapkan, swab Antigen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas itu seharusnya dilakukan gratis, atau tidak dipungut biaya, karena hal tersebut untuk melakukan testing dan tracing warganya.

“Seharusnya jika pemeriksaan swab Antigen dan swab PCR, dilaksanakan Dinkes itu gratis, karena pemerintah sudah mengirimkan sebanyak 3.500 rapid Antigen untuk Dinas Kesehatan Sambas.m”, ungkapnya.

Harisson meminta kepada aparat penegak hukum, untuk secepatnya dapat melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut, karena kasus ini lebih besar dari kasua temuan di Kualanamu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00