Agregasi Tiga Kota di Kalbar Hasilkan Inflasi Sebesar 0,10 persen

KBRN, Pontianak : Inflasi Kota Pontianak pada Februari 2021  tercatat 0,09% dengan inflasi tahun kalender 0,08% dan Inflasi tahun ke tahun, Februari 2021 terhadap Februari 2020 sebesar 0,81%. Inflasi Kota Singkawang 0,25% dengan Inflasi Tahun kalender 2021 sebesar 0,21% dan Inflasi Tahun ke tahun, Februari 2021 terhadap Februari 2020 sebesar 1,64%. Sedangkan Sintang terjadi deflasi sebesar 0,13% dengan Inflasi tahun kalender 2021 sebesar minus 0,55% dan Inflasi tahun ke tahun, Februari 2021 terhadap 2020 sebesar 1,74%.

“Agregasi ketiga kota tersebut menghasilkan inflasi pada level Provinsi Kalimantan Barat sebesar 0,10%. Atau lebih tinggi dari Infalasi bulan sebelumnya, bulan ke bulan-nya  yang terjadi deflasi sebesar -0,06%.”, papar Kepala Badan Pusat statistic (BPS) provinsi Kalimantan Barat, Muh. Wahyu Yulianto di Pontianak, Senin (01/03/2021).

Laju inflasinya sebesar 0,04% dan Inflasi year on year-nya sebesar sebesar 1,04%.  Jika dilihat dilihat perbandingan dari bulan ke bulan dan juga perbandingan tahun 2020, terlihat inflasi di Februari 2020 terjadi peningkatan dibandingkan kondisi Januari  2021 akan tetapi jauh lebih kecil dari inflasi di periode yang sama di Februari 2020.

“Ini mengindikasikan bahawasannya harga-harga secara umum di bulan Februari 2021 lebih rendah dibandingkan dengan kondisi perubahan harga di tahun 2020, hal yang sama juga terjadi terkait dengna inflasi”, jelasnya.

Wahyu Yulianto mengatakan, apabila dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran yang ada dari 11 kelompok, 8 diantaranya mengalami kenaikan indeks atau Inflasi, dan dua kelompok pengeluaran mengalami   penurunan indeks, sementara satu kelompok pengeluaran stabil atau tetap.

“Sementara komoditas-komoditas yang mengalami penurunan harga, 10 komoditas tertinggi kita lihat disini ternyata agregasi deflasinya -0,3255 poin dan disini kita lihat komoditasnya memang kebanyakan komoditas makanan, diantaranya Ikan tingkol, daging ayam ras, telur ayam ras, udang basah, bawang merah, Tomat, kacang panjang, cabai merah, bahan bakar rumah tangga dan minyak goring”, tambahnya. (Hermanta)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00