Kampong Bakol Solusi Pemberdayaan Pengrajin Anyaman

KBRN, Kubu Raya : Sejak diresmikannya sebagai satu diantara Desetinasi Wisata Oleh Bupati Kubu Raya pada September 2020, Kampung Bakol di Desa Sungai Belidak Kabupaten Kubu Raya semakin dikenal masyarakat dan bakol yang diproduksi masyarakatpun semakin banyak pesanan. Pengembangan wisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat, melalui Kampung Bakol di desa Sungai Belidak Kabupaten Kubu Raya, selain mengangkat  pengrajin anyaman setempat, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat.

Informasi yang berkembang nama Kampung Bakol ini ini muncul karena rata-rata masyarakatnya meta pencahariannya sebagai pengrajin bakol atau besek, disampin karajinan lainnya seperti anyaman daun pandan atau daun nipah untuk tempat tisu dan tas serta kerajinan lainnya.

“Manfaatnya sangat luar biasa, bagaimana masyarakat itu tidak mempunyai pekerjaan Cuma duduk-duduk saj di rumah  dengan adanya pemberdayaan ini mereka menerima dan mendapatkan penghasilan, disamping menyerap tenaga kerja , ini juga  mendaptkan penghasilan, jadi setiap hari para pengrajin mengambil hasil-hasil yang sudah dianyam”, jelas Inisiator Lahirnya Kampung Bakol, Desa Sungai Belidak Kabupaten Kubu Raya, Juliansyah mengatakan,

Menyinggung tentang pemasarannya, Juliansyah mengatakan selama ini telah menerapkan sistem membeli langsung anyaman yang dihasilkan oleh para pengrajin untuk selanjutnya dipasarkan.

Kami juga siap menerima pesanan sesuai dengan keinginan pelanggan, dimana pengerjaannya nanti menggunakan prinsip kerja sama, yang tidak hanya melibatkan pengrajin di Desa Sungai Belidak, tetapi apabila banyak permintaan sewaktu-waktu melibatkan pengrajin desa lain. Bahkan sejak kampun Bakol berdiri, para pengrajin mendapat penghasilan yang lebih besar sejak , apalagi setelah  berbagai pihak turut memberikan dukungan untuk mengembangkan usaha sekaligus destinasi wisata ini, diantaranya dukungan dari Dekranasda, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kubu Raya

“Intinya keberadaan Kampung Bakol memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Sungai Belidak, bahkan desa yang berdekatan. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00