Gubernur Kalbar Minta, HUT Ke-73 Koperasi Harus Bangkit

KBRN, Pontianak : Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memandang di hari jadinya yang ke-73 tahun, saat ini keberadaan koperasi nampaknya bukannya berkembang tetapi justru semakin redup.  Beruntung di Kalimantan Barat ada Koperasi Credit Union (CU) yang dapat memberi warna bahwa Koperasi masih berkembang. Ditambah lagi pengistilahan  antara Koperasi dengan UMKM, dimana UMKM sebenarnya wujudnya Koperasi , sehingga badan hukumnya seharusnya koperasi, tidak seperti sekarang walaupun orang dapat memberdakan tetapi sulit.

“Saya berharap koperasi bangkit kembali , ditata kembali diatur kembali, padahal kalau kitalihat dari bandn hukumnya koperasi itu paling kuat, cuman sektor-sektor yang bisa dimasuki atau dijadikan jenis usaha oleh koperasi yang paling penting, dan itu yang seharusnya diberikan panduan, banyak sekali yang bisa dilakukan, sekarang orang ndak mau menyebut koperasi tetapi UMKM, padahal wadahnya harus koperasi”, ungkap Gubernur Kalbar Sutarmidji di Pontianak, Minggu (12/7/2020).

Gubernur menyatakan kondisi koperasi saat ini tentu menjadi tantangan bagi Kepala Dinas Koperasi dan pengurus Koperasi, karena koperasi yang aktif semakin tahun semakin kecil, bahkan lima tahun lagi mungkin sudah hilang, tinggal sejarah, apalagi baik koparsi maupun UMKM sekarang apa gebrakannya tidak jelas, sehingga harus dihidupkan kembali. Sutarmidji menegaskan, dari pada keberadaan koperasi menjadi catatan-catatan administrasi, sebaiknya  yang tidak aktif dibubarkan saja, biar hanya 10 koperasi misalnya, tetapi berjalan efektif, lebih baik dari pada ribuan tetapi tidak jalan sama sekali.

“Saya menginginkan nantinya akan membuat warung desa di semua desa mandiri dan ada kegiatan-kegiatan yang terus menerus dilakukan oleh  pemerintah sebenarnya boleh lewat koperasi”, tuturnya.

Sementara itu kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat, Anfridius J sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Gubernur, karena ini merupakan cita-cita dan harapnnya  di tempatkan di Dinas Koperasi dan UMKM.

“Saya ditempatkan di sini karena disini saya bisa banyak membantu program bapak Gubernur dalam hal Bumdes, Desa Mandiri, UMKM, Warung Desa dan macam warung Desakami sudah koordinasi dengan pak Arifin Noor Kepala Sdesa Sumber Agung Kecamtan Bartu Ampar, beliau disana  mereka merespon sekalih warung Desa dari paa Gubernur dan nanti Bumdes juga akan mensuport”, ujarnya.

Anfridius menyatakan sudah banyak hal yang dilakukan, bahkan Dinas Koperasi dan UMKM juga sudah bekerjasama dengan Fakultas MIPA. Sedangakn terobosan-terobosan yang akan dilakukan sesuai perintah dan arahan Gubernur adalah memberdayakan UMKM.

“Saya juga berencana membuka gerai UMKM sehingga semua produk UMKM dapat dipasarkan melalui gerai UMKM”, pungkasnya. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00