BPS Kalbar : Belum Ikut SPO 2020, Tunggu September Mendatang

KBRN, Pontianak : Sensus Penduduk Online (SPO2020)  yang baru saja berakhir pada 29 Mei 2020 yang merupakan perpanjangan waktu sejak 15 Februari 2020 cukup banyak mendapat perhatian masyarakat yang ikut berpartisipasi di tengah pandemic Covid-19. Meskipun belum dapat mengkalkulasi masyarakat yang sudah mengkikuti SPO 2020, namun Badan Pusat Statistik (BPS) telah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah melakukan SPO2020).

Menginta Sepnsus penduduk ini ada dua tahap Online dan wawancara, tentu kepada masyarakat atau keluarga yang belum melakukan sensus penduduk online masih ada kesempatan melalui sensus wawancara yang akan didatangi dari rumah ke rumah pada September mendatang.

“Sensus wawancara kita laksanakan pada tanggal 1 hingga  30 september 2020, karena wawancara biasanya kita lakukan tatap muka langsung, mudah-mudahan isu-isu corona ini segera selesai tidak ada lagi , sehingga tidak menghambat pelaksanaan sensu penduduk wawancara natinya”, jelas Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Moh. Awayu Yulianto, di Pontianak, Sabtu (30/5/2020).

Menurutnya sama halnya metode online, Sensus penduduk wawancara pada September mendatang, juga perlu menyiapkan dokumen-dokumen pribadi yang diperlukan diantaranya,  Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku nikah, dokumen cerai/surat keterangan kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika diperlukan.

Sesuai himbauan Sensus.bps.go.id, masyarakat hendaknya tidak menerima jika ada seseorang yang mengatasnamakan petugas BPS di luar tanggal 1 hingga 30 September 2020. Sensus penduduk wawancara akan dilakukan oleh petugas sensus yang sudah dilatih oleh BPS dan akan mendatangi mereka yang belum melakukan sensus penduduk online. Metode ini dilakukan terhadap penduduk yang tak punya ponsel atau mungkin tinggal di daerah terpencil yang minim akses internet. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00