Tingkatkan Keamanan, BI Keluarkan 7 Pecahan Uang Rupiah Kertas Baru Emisi 2022

KBRN, Pontianak : Bertepatan puncak peringatan HUT RI ke-77, Bank Indonesia telah mengeluarkan 7 pecahan uang Rupiah kertas baru Tahun Emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ke Tujuh pecahan uang Rupiah kertas baru Tahun Emisi 2022 tersebut, yaitu pecahan 100.000, 50.000. 20.000, 10.000, 2.000 dan 1.000.

“Meskipun gambar utama  bagian depan masing-masing masih menampilkan pahlawan yang sama dengan pecahan sebelumnya, namun selain dibedakan dengan warna yang lebih tajam, juga dibedakan ukuran.

“Memang ini ada beberapa perbedaan Dari sisi disain misalnya pewarnanya lebih kontras, kemudian juga untuk yang pecahan-pecahan kecil sudah dilakukan voting, kemudian besaran juga ada selisih antar mata uang ini sekitar 5 mm, jadi untuk lebih mempertegas perbedaan,”jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Agus Chusaini saat Koferensi Perss di  Ruang perpustakaan BI Kalbar, Jumat (19/8/2022).

Untuk ukuran mulai pecahan terbesar 100.000 dengan ukuran 151 mmx 65 mm dominasi warna merah, pecahan 50.000 ukuran 146 mm x 65 mm, 20.000 ukuran 11 mm x 65 mm, dam 10.000 ukuran 136 mm x 65 mm,  5.000 ukuran 131 mm x 65 mm, 2.000 ukuran 126 mm x 65 mm dan 1.000 ukuran  121 mm x 65 mm, atau setiap pecahan dengan selisih panjang 5 mm, sehingga uang pecahan 1.000 meupakan yang terpendek.

Menurut Agus Chusaini, untuk garis pengaman dilakukan seragam di satu sisi sebelah kiri, sedangkan watermark juga sama antara gambar pahlawan yang ada di mata uang dengan di watermarknya. Lebih lanjut Agus Chusaini mengatakan,  7 uang pecahan emisi baru ini sudah mulai berlaku sejak 17 Agustus 2022  dan bagi masyartakat yang ingin menukarkan bisa melalui aplikasi PINTAR, dan untuk di BI Kalbar akan dilakukan di gendung BI lama jalan Rahadi Usman Pontianak. Dasain uang rupiah kertas  tahun emisi 2022 ini semata untuk meningkatkan dari sisi keamanan agar tidak mudah dipalsukan.

Meskipun Bank Indonesia telah mengeluarkan uang rupiah kertas  emisi baru  tahun 2022, namun uang rupah kertas  yang telah dikeluarkan sebelumnya dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negera Kesatuan Republik Indonesia, sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran,”tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BI kalbar juga didampingi Kepala unit pengedaran uang rupiah BI Kalbar, Sriyanto.

Di bagian lain satua diantara warga Kota Pontianak, Ian menyambut baik telah dikaluarkannya Tujuh pecahan uang Rupiah kertas baru Tahun Emisi 2022.

“Saya sebagai warga Pontiank menyambut baik dengan dikeluarkannya  uang kertas emisi baru 2022, karena di satu sisi ada masalah seperti orangtua-orangtua susah membedakan antara uang 20.000 dengan uang 2.000,”ungkap ia.

“Saya optimis dengan dikeluarkannya pecahan uang Rupiah kertas baru Emisi  Tahun 2022 tersebutmpara orang tua dan tuna netra terbantu dan lebih mudah membedakannya.”Imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar