Bupati Dedi Sunarya Sampaikan Draf KUA PPAS Perubahan APBD Melawi TA. 2022

KBRN, Pontianak : Rapat Paripurna DPRD Melawi telah disampaikan Draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan APBD Melawi Tahun Anggaran 2022.Draf tersebut disampaikan Bupati Melawi, Dedi Sunarya saat Rapat Paripurna DPRD Melawj, Rabu (10/8/2022).

KUA PPAS Perubahan APBD ini nantinya akan dibahas bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Melawi untuk mendapatkan persetujuan bersama sebagai dasar penyusunan Perubahan APBD Melawi. 

Ketua DPRD, Widya Hastuti menyampaikan rancangan perubahan KUA PPAS disampaikan ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus pada tahun anggaran berkenan. 

Sesuai aturan, lanjutnya, KUA PPAS ini akan dibahas bersama dan disepakati oleh DPRD paling lambat minggu kedua Agustus pada tahun anggaran berjalan.

“Maka dalam rapat paripurna DPRD Melawi, Bupati Melawi akan menyampaikan perubahan KUA PPAS APBD Melawi tahun anggaran 2022. Nantinya akan dibahas dan disepakati bersama sebagai dasar penyusunan Perubahan APBD Melawi Tahun 2022,” katanya.

Bupati Melawi, Dadi Sunarya mengungkapkan rancangan KUA PPAS Perubahan APBD Melawi tahun 2022 diharapkan dapat dibahas dengan maksimal sebagai dasar untuk melaksanakan program pembangunan ke depan. 

Pemerintah juga sudah menyusun KUA PPAS Perubahan APBD dan diharapkan dapat dibahas DPRD sesuai dengan waktu dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan di daerah,” paparnya.

Dadi menerangkan, KUA PPAS disusun berdasarkan perubahan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2022 yang telah ditetapkan melalui Perbup nomor 68 pada 29 Juli 2022. Kesinambungan antara perubahan RKPD dan Perubahan KUA PPAS menjadi upaya nyata mewujudkan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan anggaran.

“Dengan pembahasan bersama DPRD melalui Banggar diharapkan lebih menyempurnakan isi KUA PPAS,” katanya.

Ia memaparkan, pokok substansi KUA PPAS Perubahan APBD Melawi di antaranya Rp1,1 triliun untuk pendapatan daerah. Rinciannya, PAD APBD 2022 sebesar Rp76 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp1,021 triliun, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp3 miliar.

“Untuk belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1,127 triliun, rinciannya, belanja operasi sebesar Rp740 miliar, belanja modal Rp175 miliar, dan belanja tak terduga Rp3 miliar. Dan belanja transfer Rp207 miliar. Untuk pembiayaan daerah Rp26 miliar,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar