Gandeng Kader Posyandu dan PKK Pontianak Barat, BI Kalbar Masifkan Cinta Bangga Paham Rupiah

KBRN, Pontianak: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat menggandeng para kader Posyandu dan PKK di Kecamatan Pontianak Barat dalam upaya memasifkan program Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah.

Cinta Rupiah ditunjukkan dengan mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. Dengan menjaga dan merawat Rupiah, ciri keaslian Rupiah menjadi mudah dikenali dan menghindari peredaran uang palsu dan tidak layak edar.

Bangga Rupiah ditunjukkan dengan menggunakan Rupiah di setiap transaksi. Dengan menggunakan Rupiah pada setiap transaksi, maka kita sudah ikut membantu menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah dan membangun kepercayaan dunia pada Rupiah. Paham Rupiah ditunjukkan dengan memahami fungsi Rupiah sebagai nilai tukar dan cara mengelolanya. Misalnya dengan bertransaksi dan berbelanja dengan bijak, berhemat, dan berinvestasi.

“Sebenarnya kita membangun awarnes atau kesadaran masyarakat Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, agar mereka lebih paham dan kenal lagi terhadap rupiah. Kemudian, mereka bisa menjaga dan merawat rupiah, sebagai symbol kedaulatan bangsa dan menjadi satu-satunya alat transaksi yang sah di Indonesia,” ungkapnya Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Oki Muhammad Januar, Sabtu (25/06/2022) di Aula Kantor Camat Pontianak Barat.

Oki Muhammad Januar menambahkan, segmentasi edukasi dan sosialisasi CBP ini, dilaksanakan berjenjang mulai dari usia dini, siswa SMP, SMA, perguruan tinggi hingga ke masyarakat umum.

“Kita rutin, ada segmentasinya, mulai SD hingga masyarakat umum sejak tahun 2021. Target kita ini bisa lebih meluas se Kalbar,” imbuhnya.

Ditempat yang sama Camat Pontianak Barat Ibrahim mengemukakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan Masif CBP Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat kepada para kader Posyandu dan PKK di Kecamatan Pontianak Barat. Karena menurutnya selama ini, ibu-ibu yang memegang dan mengelola keuangan dirumah.

“Paling tidak dengan adanya sosialisasi ini memberikan nilai tambah kepada mereka, bagaumana menggunakan uang rupiah dengan benar berbelanja dan mengelola pengeluarannya. Kemudian, bagaimana mereka itu bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap rupiah,” jelasnya.

Lebih lanjut Ibrahim mengutarakan, selain menggencarkan CBP kepada masyarakat, pihaknya juga mensupport kegiatan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat lainnya dalam upaya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di kecamatan itu.

“Antara lain, membantu pelaku UMKM setempat dalam meningkatkan kualitas produknya baik kemasan dan pemasarannya,” pungkasnya.

Masih CBP yang di gelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar ini di awali dengan Senam Bersama masyarakat Kecamatan Pontianak Barat di selingi dengan pembagian Doorprize menarik.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar