Bupati Muda : Realisasi PAD Kubu Raya 2021 Sebesar 97,31 persen

KBRN, Kubu Raya : Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah direalisasikan sebesar Rp160,89 miliar dari target anggaran Rp165,34 miliar atau 97,31 persen. 

"Angka tersebut lebih tinggi dari realisasi pada tahun 2020 sebesar 6,55 persen," kata Muda di Sungai Raya, Kamis.

Dia mengatakan, realisasi pendapatan PAD Kubu Raya tersebut telah disampaikan pihaknya kepada DPRD Kubu Raya dalam Rapat Paripurna dengan Agenda Penyampaian Pidato Bupati Kubu Raya mengenai Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2021 dihadiri oleh Bupati Kubu Raya di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya, belum lama ini.

Pertanggungjawaban tersebut disampaikan guna memenuhi ketentuan Peraturan pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah di mana sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Barat.

"Terkait peningkatan PAD tahun ini, kami dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus berupaya mengelola keuangan dan aset daerah dengan baik," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Muda juga mengatakan, penyerapan anggaran pada APBD Kubu Raya tahun anggaran 2021 sebesar Rp1,567 triliun lebih atau 95,89 persen.

"Ada peningkatan APBD dari tahun 2020 sebesar Rp1,511 triliun, dan jika dilihat dari porsi APBD tahun 2021 ada pendapatan terutama dari sisi pajak dan PAD yang kinerjanya melampaui target," kata Muda.

Muda menuturkan, dari sisi belanja merupakan belanja pegawai dan belanja publik pihaknya melakukan berbagai upaya dalam memaksimalkan penyerapan anggaran pada setiap SKPD.

Muda mencontohkan, di bidang kesehatan, standar penganggaran yang diwajibkan dari total transfer ke daerah adalah 10 persen. Namun Kubu Raya berhasil melampaui hal tersebut dengan menganggarkan alokasi sebesar 18 persen untuk urusan kesehatan.

"Demikian untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat dan daerah kita per-tahun totalnya Rp21 miliar dan ini menunjukkan kita mengejar perlindungan sosial kesehatan secara menyeluruh," tuturnya.

Di bidang pendidikan, lanjutnya, sesuai dengan UU pemda diamanatkan untuk mengalokasikan anggaran sebesar 20 persen dari APBD, namun realisasinya berhasil mencapai 29,61 persen.

Untuk infrastruktur, di tahun 2021 diamanatkan untuk dialokasikan sebesar 25 persen dari transfer daerah dan Kubu Raya bisa mengalokasikan sebanyak 49 persen dari total transfer daerah tersebut.

"Ini menunjukkan komitmen pemkab Kubu Raya sudah sesuai dengan arah regulasi pemerintah pusat bahkan kita bisa memperbesar belanja infrastruktur, maupun pendidikan, kesehatan dan program perlindungan sosial lainnya," kata Muda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar