BPS Kalbar ; PMI Yang Masuk Ke Kalbar Hanya Tercatat 12 Orang

KBRN, Pontianak : Sejak Pemerintah membuka beberapa pintu masuk di perbatasan Kalimantan Barat per 1 April 2022 semua berharap akan diikuti masuknya Wisatawan mancanegera atau Wisman ke Kalbar. Namun berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik-BPS Kalimantan Barat dari dinas Instansi terkait memang selama pandemic dan ditutupnya pintu perbatasan tidak ada keluar masuknya barang dan orang. Badan Pusat Statistik (BPSS) Kalimantan barat mencatat kondisi Maret 2022 memang belum dibukanya akses keluar masuknya di perbatasan, sehingga arus Wisman, tidak hanya di Kalbar tetapi juga secara nasional masih jauh, bahkan tidak ada.

“Di Kalbar ini perbatasan keluar masuk  pekerja-pekerja migran yaitu tercatat hanya 12 orang tidak seperti biasanya kalu di tahun-tahun sebelumnya sebelum Covid19 tentunya Kalimantan Barat banyak dikunjungin oleh Wisatawan Mancanegara (Wisman),”jelas Kepala BPS Kalbar, Muh.Wahyu Yulianto di Pontianak (9/5).

Kepala BPS Kalbar kembali menjelaskan, beberapa orang yang masuk tersebut, khususnya melalui pintu masuk Entikong Kabupeten Sanggau. Sedangkan pintu masuk, baik melalui Bandar Udara Supadio, Aruk, Nanga Badau maupun  Jagoibabang tidak ada arus orang yang masuk ke Kalbar. Artinya memang pada Maret 2022, Pemerintah masih melakukan pengetatan, terkait arus kunjungan Wisman ke Kalimantan Barat.

“Memang data yang tercatat sebelum Pandemi Covid-19, wisatawan Mancanegera (Wisman) yang datang ke Kalimantan Barat  cukup tinggi, bahkan rata-rata per bulannya  antara 4 ribu hingga 8 ribu,”tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar