Gubernur Sutarmidji Minta Hiswana Migas Perhatikan Patokan Subsidi Untuk Hindari Disparitas Harga BBM

KBRN, Pontianak: Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) diminta memperhatikan patokan persentase subsidi agar disparitas harga Bahan Bakar Minyak tidak terlampau jauh. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan akan memicu terjadinya modus permainan antara oknum SPBU dan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji saat menghadiri Rapat Kerja Cabang Hiswana Migas Pontianak Rabu (26/01/2022) di Hotel Mercure Pontianak.

Begitu pula dengan penerapan Kartu Kendali dikatakan gubernur, untuk penghematan BBM tidak akan efektif, sepanjang disparitas harga masih cukup jauh.

"Disparitas harga ini semakin hari semakin besar. Kalau saya bisa usul, jika harga ekonomi bisnis itu sudah mengikuti harga pasar, maka dipatok itu persentase subsidinya dari harga pasaran dunia. Jadi, disparitas tidak terlalu jauh, tidak merepotkan kepolisian, yang lain juga,"ujarnya.

Gubernur Sutarmidji menuturkan, sebenarnya penerapan Non-Tunai untuk pembelian BBM sudah sangat tepat untuk mengontrol pembelian BBM baik yang subsidi atau non subsidi. Dengan demikian, jumlah kebutuhan BBM Subsidi yang disalurkan sebenarnya bisa diketahui dengan jelas, dari penerapan non tunai tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Pontianak Yuliansyah mengungkapkan, sebagai wadah penyalur BBM dan Gas Subsidi maupun Non Subsidi yang berada di barisan terdepan, selalu berbenturan dengan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya minta kepada segenap pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda agar bersama-sama membantu Hiswana Migas memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Yuliansyah berharap, Hiswana Migas selaku mitra Pertamina kedepan bisa mendapatkan alokasi atau kuota BBM yang sesuai, sehingga bisa disalurkan sesuai dan tepat sasaran. 

"Disamping itu, tambahnya lagi, Hiswana Migas saat ini tidak hanya sebagai operator dan penyaluran BBM dan Gas kepada masyarakat, akan tetapi turut berpartisipasi dalam bidang sosial," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar