Omzet Penjualan Pernak Pernik Imlek di Pontianak Capai Belasan Juta Per Hari

KBRN, Pontianak : Penjual pernak-pernik Imlek di Kawasan Jalan Gadjah Mada Pontianak sejak dua minggu 10 hari sebelum perayaan Imlek 2573 mulai ramai dikunjungi warga Tionghoa yang ingin membeli pernak-pernik untuk menghiasi rumahnya masing-masing. Pernak-pernik yang rata-rata bernuansakan warna merah ini mulai dari harga belasan ribu hingga ratusan ribu, diantaranya yang paling murah belasan ribu seperti tempelan, gantungan-gantungan nenas, bunga Sakura dan lampu-lampu hingga hiasan barongsai yang dibandrol Rp75 ribu. Sedangkan yang mencapai ratusan ribu terutama Tenglang atau lampion ukuran besar yang didalamnya dikombinasi dengan lampu.

Penjualan pernak-pernik Imlek di tengah Pandemi Covid-19 tahun ini justru memberikan dampak yang positif jika dibandingkan tahun lalu, bahkan hingga H-10 Imlek 2022 rata-rata dapat omzetnya mencapai belasan juta rupiah per hari.

“Ya tahun lalu setengahnya dan mengenai Covid agak turun, rata-rata kalau tahun lalu sepi, kalau tahun ini rata-rata setiap harinya bisa belasan juta, istilahnya kita tetap menjaga, Cuma mereka masing-masing merayakan di rumah, makanya pernak-pernik di rumah jadi lebih larus,”ungkap Pemilik Toko PJ di Kawasan Jalan Gadjah Mada Pontianak, Akwong di Pontianak, Kamis (20/1/2022).

Namun demikian Akwong tetap berharap pandemic Covid-19 cepat berlalu, karena bagaimanapun pandemic ini menyusahkan masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan tidak bebas bergerak serta serba dibatasi. Menyinggung tentang tahun harimau, Akwong memprediksikan akan lebih aman, termasuk di sector ekonomi juga lebih bagus, diantara usaha sawit yang memiliki proseeks cerah di tahun 2022.

Senada hal itu diungkapkan pengelola Toko Ratna di Jalan Gajag Mada, Novi mengaku penjualannya meningkat drastic jika dibandingkan tahun lalu.

“Rata-rata sih semua laris, dua minggu sebelum Imlek, pasti setiap hari Jutaan-lah,”katanya.

Novi optimis sebagaimana ketika jauh sebelum ada Covid, sekitar satu minggu sebelum Imlek masyarakat yang berkunjung dan membeli pernak-pernik Imlek akan semakin banyak, termasuk banyak diantaranya yang juga membeli  alat-alat sembahyang seperti lilin dan kim wai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar