PLN Siap Dukung Pengembangan Ekosistem Electric Vehicle dengan Hadirkan SPLU dan SPKLU

KBRN, Pontianak : PT PLN (Persero) siap mendukung program pemerintah terkait percepatan implementasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Electric Vehicle (EV).

Dukungan ini dilakukan dengan cara terus berupaya menyiapkan suplai daya yang cukup untuk kebutuhan demand Electric Vehicle (EV).

Sukirno (42), seorang pemilik motor listrik yang berdomisili di Jalan Tanjung Raya 2 Kecamatan Pontianak Timur, Selasa (18/1) mengaku sangat senang dengan adanya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang telah dibangun oleh PLN diberbagai lokasi strategis di Kota Pontianak.

Diakuinya, pelayanan pengisian pada SPKLU bagi pengguna Mobil listrik dan SPLU untuk motor listrik yang disediakan PLN sudah bagus.

"Saya merasa sangat senang dengan adanya SPLU ini, apalagi posisinya di lokasi-lokasi strategis, seperti di taman kota, pasar dan pusat keramaian lainnya,  jadi bisa bersantai disambil isi baterai motor," ungkap Sukirno.

Selanjutnya Ia berharap agar sarana SPLU dan  SPKLU diperbanyak lagi di berbagai lokasi, contohnya di bandara, pusat perbelanjaan dan lokasi strategis lainnya.

Hal ini dapat mempermudah para pengguna kendaraan listrik dalam melakukan pengisian baterai kendaraannya.

"Kalau sarana dan prasarana penunjang kendaraan listrik sudah banyak tersedia maka bukan mustahil akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk memiliki kendaraan listrik, karena memang terbukti lebih hemat dan praktis," tegas Sukirno.

Sementara itu secara terpisah, Manager PLN UP3 Pontianak, Didi Kurniawan Abuhari, menjelaskan bahwa saat ini SPKLU fast charging di Kalimantan Barat baru tersedia dilokasi Kawasan Pusat Perbelanjaan Mall Gaia.

“SPKLU di UP3 Pontianak ini berjumlah 1 unit, yaitu fast charging dan normal charging. Pada tahun ini kami merencanakan akan menambah satu SPKLU lagi yang akan  ditempatkan di halaman kantor PLN UP3 Singkawang," jelas Didi.

Untuk unit fast charging berkapasitas 22 KW mampu mengisi penuh daya baterai mobil hanya dalam 90 menit dari kondisi baterai telah terisi 50%. Untuk seluruh transaksi pengisian baterai di SPKLU, pengguna kendaraan listrik tidak perlu repot menyiapkan uang tunai, semua transaksi dapat dilakukan lewat aplikasi charge IN yang penting saldo LinkAja yang dimiliki masih ada.

Masyarakat juga dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat melalui Aplikasi Charge IN di aplikasi PLN Mobile. Kedepannya, seiring bertambahnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, PLN tentunya akan menambah jumlah SPKLU di lokasi-lokasi lainnya.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat dengan nyaman mengakses ketersediaan tenaga listrik sesuai kebutuhannya.

Hal tersebut juga dikarenakan jaringan listrik PLN sudah terpasang sampai ke pelosok pedesaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar