Pemkab Kubu Raya Kerja Berbasis Data Akurat dan Konsep Kejar Pembiaran

KBRN, Pontianak : Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat Muda Mahendrawan optimis angka kemiskinan dan pengangguran di kabupaten itu akan terus mengalami penurunan dan berkurang meski di saat masa pandemi. Kondisi itu dapat dilihat dari berbagai aktivitas dan kegiatan pertanian, perikanan dan perkebunan serta UKM yang semakin masif dan bertambah di masyarakat.

“Yang paling penting itu bagaimana kita mengejar jangan sampai ada lagi pembiaran-pembiaran, karena bicara kemiskinan itu disebabkan adanya pembiaran”, kata Muda Mahendrawan usai membukan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Kubu Raya tahun 2021 di ruang Praja Utama aula kantor bupati, Jum’at (3/12/2021) pagi.

Untuk mengejar pembiaran itu, Bupati Muda menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap anak-anak putus sekolah, WC yang tidak layak menjadi layak melalui program Desa Open Defecation Free (ODF) dan rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni melalui program yang ada. Makanya sistem informasi itu yang paling utama.

“Ketika kita membenahi sistem inforamasi ini yang kita rubah sekarang menjadi sistem tabuler menjadi geospasial (by name, by adress, by fhoto dan by coordinat) maka itu akan lebih tepat dan sasarannya juga akan lebih jelas, sehingga kerja-kerja kita juga akan lebih terukur”, ujarnya.

Dirinya mencontohkan, untuk mengetahui berapa jumlah WC yang tahun ini bisa diperbaiki, maka sumber pendanaannya bisa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan bisa juga melalui Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta berbagai kegiatan termasuk KKM Mahasiswa juga bisa ikut berkontribusi memperbaiki hal-hal yang ada di masyarakat.

“Termasuk juga pertanian, berapa kelompok tani yang bisa memproduksi padi dan sayur mayurnya serta semakin bertambah area lahan pertaniannya. Kondisi itu menunjukan semakin bertambahnya jumlah orang yang berprofesi di sektor itu”, ucapnya.

Jika kemiskinan itu terus dibiarkan, Bupati Muda menilai, hal itu sama halnya dengan membiarkan pemiskinan. Maka kondisi itulah yang terus dikejar Pemkab Kubu Raya.

“Kalau kemiskinan itu, angkanya akan terukur sendiri ketika kondisi itu dilakukan dengan tidak membiarkan dan kita kejar”, jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar