Komisi IX Akan Kawal Anggaran Program Bangga Kencana BKKBN Kalbar

KBRN, Pontianak : Hadir melalui daring, Anggota DPR RI dari Komisi IX Dapil Kalbar 1, H. Alifuddin, SE.,MM memberikan pandangan nya terkait Pendataan Keluarga 2021 yang sudah berjalan sukses di Kalimantan Barat dihadapan peserta Sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana yang dihadiri juga Deputi Bidang Adpin BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, Tenny C Soriton di Hotel Mercure Pontianak, Rabu 01 Desember 2021.

Mengapresiasi setinggi tingginya kepada BKKBN dalam hal pendataan keluarga di Kalimantan Barat pada tahun 2021. Cangkupan Pendataan 2021 untuk provinsi Kalimantan Barat sebesar 83,69 persen hal ini merupakan wujud sinergitas seluruh pihak menyukseskan pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 di Kalimantan Barat. "Menurut saya angka cangkupan Pendataan Keluarga yang diperoleh saat ini telah mampu mengambarkan data keluarga di Kalimantan Barat", Ungkap Alifuddin.

Dengan kehadiran pendataan keluarga ini kita harapkan  mampu menjadi acuan kebijakan kerja selanjutnya dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga yang ada di Kalimantan barat.

an Keluarga 2021 mengambarkan bahwa saat ini Kalimantan Barat sudah memasuki masa bonus demografi hal ini terlihat dari dependency ratio atau angka ketergantungan sebesar 42,42 persen artinya dari 100 orang usia produktif menanggung 42 orang usia tidak produktif. "Pemerintah daerah harus memanfaatkan peluang ini memacu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan Barat", Katanya.

Pengalaman kami dengan BKKBN melihat langsung di setiap kegiatan lapangan banyak sekali generasi muda kita yang masuk dalam kategori usia produktif hadir dan bisa diajak terlibat dalam segala hal yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya, Pemerintah dalam hal ini Komisi IX akan terus mengawal penyusunan anggaran yang terkait dengan program program kependudukan dan keluarga berencana. "Saya berkomitmen untuk terus melakukan fungsi utama kedewanan seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya baik fungsi pengawasan, fungsi penganggaran akan kami kawal dan memastikan bahwa anggaran untuk program Bangga Kencana di Kalimantan Barat bisa sampai dirasakan oleh masyarakat kita yang ada di Kalimantan Barat".

Di tambahkan nya, hasil pendataan 2021 dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/Kota dalam perencanaan pembangunan keluarga dan pembangunan lainnya. "Kami harapkan kedepan bisa terwujud nya konektivitas dan integrasinya data yang dapat dipakai sebagai acuan bersama, Harap Alifuddin.

Kami dapatkan data dari BKKBN bahwa Pendataan Keluarga 2021 adalah data mikro by name by Andreas, bahwa data ini memiliki cakupan yang spesifik sehingga bisa menjadi jawaban atas kebutuhan informasi setiap daerah dan mudah mudahan mampu menjadi kebijakan kita bersama pemerintah pusat arah pembangunan keluarga dimasa yang akan datang, tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar