Musda II DPD HPI Kalbar dan Lounching Perda Pramuwisata, Gubernur Sutarmidji Ajak Pelaku Kepariwisataan Pahami Ini

KBRN, Pontianak: Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak para pelaku bidang pariwisata khususnya Pramuwisata di Kalbar untuk bersama-sama memahami berbagai aspek kepariwisataan, baik destinasi wisata maupun sarana prasarananya.

Selain itu, para pramuwisata  juga dituntut untuk menguasai lebih banyak jenis-jenis masakan atau kuliner khas daerah yang diharapkan dapat menjadi bahan promosi wisata kuliner bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kalbar.

Hal itu ditegaskan Gubernur Sutarmidji usai membuka resmi Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Barat serta melaunching Peraturan Daerah Pramuwisata Kalimantan Barat.

“Termasuk jenis-jenis kuliner apapun yang perlu dipromosikan, jdi itu yang harus dipahami. Banyak-banyak informasi mengenai kepariwisataan harus dipahami oleh pramuwisata, supaya mereka turut mempromosikan pariwisata di Kalbar,” ujarnya Rabu (01/12/2021).

Dengan telah dilauncingnya Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pramuwisata tersebut ditambahkan gubernur, membuktikan pemerintah sangat serius mengembangkan sektor pariwisata di Kalbar. Perda ini dikatakan gubernur juga menjadi landasan ruang gerak bagi para pramuwisata di Kalbar agar lebih leluasa dan memiliki payung hukum.

“Apalagi, Kalbar memiliki 325 destinasi wisata yang perlu dikembangkan dan terus didorong untuk menciptakan inovasi,” imbuhnya.

Sementara itu, disinggung mengenai kesiapan sektor pariwisata dengan adanya Perda Pramuwisata ini, Ketua DPD HPI Kalbar Juniardi Saktiawan mengatakan, tentu pihaknya terutama pemandu wisata lokal, akan lebih siap melaksanakan tugas pemanduan.

“Harapan kita, begitu orang datang mereka sudah siap, menyambut tamu, bercerita tentang daerahnya itu yang penting dan lagi kita bina hampir di semua kabupaten kota lah,” jelasnya.

Juniardi Saktiawan yang akrab disapa Iwan Ponty ini tidak menampik, jika masih banyak sektor pariwisata di Kalbar belum siap dalam upaya mempersiapkan pemandu wisata yang benar-benar handal. Meski tidak semua, namun dirinya optimis perda pramuwisata yang dilauncing langsung Gubernur Sutarmidji ini akan membawa sektor pariwisata di Kalbar semakin maju.

“Kalau dibilang kalau destinasi wisata ini belum siap benar, iya. Tapi banyak juga yang sudah siap, masih ada yang perlu kita siapkan lagi,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar