DPRD Kota Pontianak Soroti Potensi Defisit APBD

KBRN, Pontianak :  Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Pontianak menyoroti potensi defisit anggaran senilai Rp 55,9 miliar pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Pontianak tahun 2022

"Kami perlu mencermati defisit dengan angka Rp55,9 miliar, yang dapat mempengaruhi jalannya pembangunan di Kota Pontianak," kata Juru Bicara Fraksi Gerindra Suhardi saat Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak. 

Menurutnya perlu dicarikan solusi bersama untuk mengatasi defisit anggaran tersebut.  Antara lain fokus dalam upaya meningkatkan pendapatan pajak, dan retribusi tanpa harus menambah beban masyarakat.

Sementara itu, Fraksi Amanat Keadilan Keadilan Bangsa juga menyoroti persoalan defisit anggaran. Juru Bicara Fraksi Amanat Keadilan Keadilan Bangsa Syaiful Muqoddas dalam penyampaiannya mengatakan defisit kekurangan harus menjadi evaluasi.

"Jadi kekurangan dan defisit ini harus menjadi evaluasi dan tanggungjawab," ucap Syaiful Muqoddas.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan defisit anggaran yang terjadi dampak dari pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak tahun 2020. Pandemi Covid-19 membuat aktivitas perekonomian merasakan dampaknya.

"Pajak hotel, restoran dan lainya tidak mencapai target. Kemudian ada recofusing anggaran untuk penanganan pandemi," kata Bahasan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00