Dinas Ketahanan Pangan Kalbar Inginkan, Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga

KBRN, Pontianak : Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat memandang pentingnya Gelar Pangan Murah semata untuk membantu masyarakat terutama yang terdampak Pendemi Covid-19. Meski Gelar pangan Murah ini dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, tetapi juga untuk mempermudah akses bahan pangan pokok melalui harga yang lebih murah dari pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero saat Gelar Pangan Murah di Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (23/9/2021) mengatakan, selain untuk meringankan beban masyarakat, pangan murah ini  sekaligus untuk menjaga stabilitas harga karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Tanpa ada intervensi pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok, bukan tidak mungkin akan terjadi inflasi. Jadi manfaatnya selain harga pangan yang murah, juga pengendalian harga,” ujarnya.

Pangan murah ini telah menyiapkan delapan bahan pokok dengan harga yang relatif terjangkau dan lebih murah dari harga di pasaran. Harga beras Rp8,8 ribu per kilogram, daging beku Rp80 ribu per kilogram, daging ayam beku Rp30 ribu per kilogram, gula pasir Rp11 ribu per kilogram, minyak goreng Rp12.500 per liter, telur ayam Rp24 ribu per kilogram, bawang putih Rp10,5 ribu per 500 gram dan bawang merah Rp12 ribu per 500 gram.

Sebelumnya, Gelar Pangan Murah telah dilakukan di Halaman Kantor Camat Pontianak Barat. Setelah di Kecamatan Pontianak Kota, kegiatan ini juga akan digelar di halaman kantor kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Pontianak Selatan pada 27 September 2021, Pontianak Timur 30 September 2021, Pontianak Utara 4 Oktober 2021, dan Pontianak Tenggara 6 Oktober 2021. (*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00