Penutupan Border Sejak Pandemi, Kendala Ekonomi Masyarakat Perbatasan

KBRN, Pontianak : Fasiltas bangunan di perbatasan, seperti di Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat yang tidak diefektif difungsikan, terlebih sejak Pendemi Covid-19 terkesan mubazir atau sia-sia. Meman hal ini kendala akibat Pandemi yang berimbas pada penutupan lintas batas negara, sehingga aktivitas dan perekonomian lumpuh.

“Tapi di luar urusan pandemic sebenarnya kita sering kali melihat banyak fasilitas yang dibangun negara akhirnya tidak dimanfaatkan dengan baik, salah satunya karena tidak ditempatkan SDM yang cukup  disana, disamping yang paling penting adalah apapun yang dibangun bisa dalam tanda kutip mubazir karena regulasinya tidak jelas,”ungkap Andreas Acui Sumanjaya, Jumat (24/9/2021).

Andreas mengatakan perdagangan lintas batas ini melibatkan lintas sectoral, artinya melibatkan banyak pihak sampai dapat di ekspor ke negara lain. Sinergi dari semua pihak ini sangat penting dalam mendukung suatu produk dapat diekspor, jangan sampai sudah siap semua hal, terkendala misalnya di karantina.

“Artinya harus ada kesepahaman diantara instansi terkait, jika perlu pelayanan satu pintu selesai dan jangan gagal ekspor hanya karena tidak sinkronya satu diantara syarat administrasi. Apalagi komoditas yang diekspor hasil produk pertanian yang harus segera sampai di tempat dan jika sampai tertunda satau hari atau beberapa jam risikonya akan berupa mutu dan harganya,”pungkasnya. (*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00