Penyaluran Dana Desa Kalbar Masih Berada Pada Posisi Rata Rata Nasional

KBRN, Pontianak : Kamis (17/6/2021) - Penyaluran dana desa secara nasional dari pagu Rp72 triliun hingga per 11 Juni 2021 baru terserap 24,19 triliun. Sedangkan untuk Kalimantan barat dari pagu  2,061 triliun penyerapannya sudah terserap  Rp722,23 miliar atau 35,04%.

“Posisi penyerapan dana desa Kalbar ini berada di papan tengah atau rata-rata nasional, karena masih ada juga yang penyerapannya baru 14%”, jelas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat, Edih Mulyadi di Pontianak, Rabu (16/06/2021).

Penyerapan  dana desa tertinggi secara nasional di provinsi Bali 64,4%, karena rata-rata Kepala Desa di Bali sudah lebih maju dibandingnya pada umumnya.  Sesuai ketentuan di tengah pendemi Covid-19 ini, minimal 8% dana desa wajib dianggarkan untuk  penanganan Covid-19, tetapi bukan berarti hanya untuk menangani yang sakit tetapi juga untuk infrastruktur , pencegahan covid, termasuk juga untuk sosialisasi.

 “Penyarapan dana desa yang 8% sampai tanggal 11 Juni 2021 sduah tersalur 5,35% dari dana keseluruhan Pagunya, rupiahnya 50 miliar, realisasinya sampai dengan tanggal 11 untuk Covid  3,8 triliun. Dan di Kalbar untuk penyaluran yang mandatory 8% itu  sudah 106 miliar 5,14%”, ujarnya.

Edih Mulyadi mengatakan, untuk urusan dana desa ini peran Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sangat menentukan karena harus masuk di APBDes. Di Kalimantan Barat yang sudah menyalurkan dari pagu 8% ini  sebanyak 1.323 desa atau 65% desa yang sudah menyalurkan.

“Saya minta secara herarkis yang menjadi ranahnya masing-masing Camat hendaknya  memahamkan sekaligus memberikan sosialisasi kepada kades Kades Kades yang masih baru”, tukas Edih. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00