BI : Pameran Produk UMKM, Bentuk Dukungan GERNAS BBI

Pameran Produk UMKM yang nerupakan rangkaian kegiatan Saprahan Khatulistiwa 2021 digelar sejak 11 hingga 24 Juni 2021 di lantai dasar Ayani Megamal Pontianak.

Dalam pameran tersebut beragam produk dari kuliner, fashion, kriya milik Dekranasda ditampilkan. Yang tak kalah menarik pengunjung yang ingin membeli untuk transaksi pembayaran hanya cukup menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Manajer Bank Indonesia Kalbar, Sasongko Agung, menjelaskan kegiatan ini tidak hanya digelar BI saja tapi turut melibatkan Pemda serta Dekranasda provinsi dan kabupaten kota. 

“Ini bukan hanya program BI saja tapi sinergi bersama Pemda se-Kalimantan Barat. Kita berharap ini masuk dalam kalender event Kalimantan Barat serta digelar setiap tahunnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GERNAS BBI).

Nantinya pada 18 Juni 2021 akan ada kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang dipusatkan di Labuan Bajo NTT.

“Ini pre event untuk agenda nasional tersebut serta bentuk sinergi BI bersama pemprov, pemkot pemkab. Kita berharap mendorong UMKM tetap bangkit di masa pandemi,” ujarnya.

Makanya dalam showcase atau pameran tersebut ditampilkan produk yang merupakan keterwakilan dari 14 kabupaten kota.  Lalu untuk transaksi masyarakat senantiasa diarahkan menggunakan QRIS.

“Transaksi QRIS ini sejalan dengan program BI. Sampai dengan akhir tahun nanti target kita se-Indonesia ada 12 juta merchant bergabung QRIS. Lalu untuk Kalbar kita targetkan sekitar 120 ribu merchant untuk bergabung,” kata Agung. 

Dengan penggunaan QRIS, lanjut Agung, UMKM semakin mengikuti perkembangan zaman. Serta dipastikan akan banyak manfaatnya bagi UMKM yang sudah melek digital. 

“Transaksi jadi cepat dan lebih aman. Untuk konsumen atau masyarakat tidak perlu repot dengan uang kembalian. 

Sebelumnya dalam event Saprahan Khatulistiwa telah dilakukan kegiatan Gowes QRIS, launching Saprahan Khatulistiwa, Lomba Pentas Literasi, pameran, pelatihan, hingga talkshow. (RRI).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00