Gunakan Listrik PLN, Pelaku Usaha Agrobisnis Meraup Keuntungan Lebih Besar

KBRN, Pontianak : Pemilik pabrik beras CV. Agro Abadi, Budi Hartono, memilih menghentikan penggunaan mesin genset dan beralih menggunakan listrik PLN guna menekan biaya produksi di pabrik penggilingan padi miliknya. 

Hal tersebut diungkap Budi saat Manajemen PLN Kalbar bekunjung ke pabrik miliknya pada belim lama ini.

Dalam kesempatan itu,  Budi mengucapkan banyak terima kasih atas kesigapan PLN dalam memenuhi permintaan pengajuan permohonan sambungan listrik dari PLN.

"Menjalankan usaha  selama 18 tahun menggunakan diesel biaya operasional nya cukup besar, beruntung sekali saat ini kami telah menggunakan listrik PLN, biaya operasional jadi lebih ringan," ungkap Budi tersenyum. 

Pada bulan Januari 2019, Budi mengajukan permohonan listrik PLN dengan daya  197 kVA. Setelah merasakan manfaatnya, Ia pun kembali mengajukan tambah daya menjadi 555 kVA pada bulan akhir Agustus 2020. Proses penambahan daya ini diakuinya sangat cepat meskipun ditengah masa pandemi, hanya selang beberapa hari, pabrik miliknya sudah dapat beroperasi lebih maksimal dengan daya listrik yang baru. “Kini, setelah sepenuhnya menggunakan listrik PLN, banyak memberikan manfaat dan keuntungan bagi perusahaan kami terutama mengenai masalah produksi yang lebih berkualitas, efisiensi kerja jauh lebih baik, penghematan dan produksi jauh lebih meningkat," tutur Budi.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Pontianak, Didi Kurniawan Abuhari, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan _aggresive marketing_ terutama di sektor industri dan mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah khususnya bidang pertanian _agriculture_ untuk sepenuhnya menggunakan listrik PLN agar usahanya dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga keberadaannya dapat  meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. (RRI).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00