Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, DPDR Kota Pontianak Minta Ada Sanksi Tegas

corona.jpeg
Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, DPDR Kota Pontianak Minta Ada Sanksi Tegas

Deskripsi Gallery

KBRN, Pontianak ; Anggota DPRD Kota Pontianak Mujiono prihatin dengan penambahan jumlah positif Covid-19 yang telah mencapai 40 orang. Menurutnya, kedisiplinan warga mentaati aturan pemerintah tentang protokol kesehatan Covid019 adalah satu hal yang sebenarnya dapat menekan sebaran virus ini.

“Cukup mengkhawatirkan. Dan kita memang berupaya secara maksimal dalam pencegahan Covid-19. Namun yang kita lawan inikan sesuatu yang sebarannya tidak nampak,” katanya, Selasa (05/05/2020).

 “Ditambah dengan perilaku masyarakat yang belum taat terhadap kebijakan pemerintah. Terutama berkaitan dengan pengaturan jarak, pemakaian masker dan tidak beraktifitas di luar rumah jika tidak terlalu penting serta mencuci tangan,” sambung Mujiono.

Mujiono menilai, jika kondisi saat ini terlebih di bulan Ramadhan, pada waktu tertentu aktifitas masyarakat justru semakin tinggi. Hal ini tentunya, akan memicu potensi penularan Covid-19, apalagi saat protokol kesehatan itu dilanggar.

“Edukasi masyarakat kontrol dari masyarakat, untuk menjaga keuarga dan diri masing-masing itu sangat penting. Karena aktifitas saat ini di sore hari, sangat tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Mujiono juga mencontohkan, jika di lokasi kerumunan warga seperti pasar tradisional, saat digelar rapid tes, ada sejumlah orang baik pengunjung maupun pedagang yang reaktif. Ini adalah contoh, jika lokasi keramaian sangat berpotensi penularan.

Agar jumlah penularan dan pasien positif Covid-19 bisa ditekan, Mujiono meminta pemerintah daerah lebih tegas. Meskipun sejauh ini, belum perlu diberlakukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

“Harus ada ketegasan, berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Seperti pemakaian masker, jaga jarak fisik, mencuci tangan termasuklah tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting. Kalau PSBB saya rasa kita belum mampu dan akan semakin berat. Tidak memungkinkanlah, saat ini saja pertumbuhan ekonomi kita sudah tidak baik,” tutupnya.    

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Kurnia Santosa
  •   Tanggal : 05 Mei 2020

Share this

Foto Lainnya

00:00:00 / 00:00:00