252 Desa Di Kalbar Masih Blank Spot

KBRN, Pontianak: Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Kalimantan Barat mencatat hingga tahun 2020, dari total 2031 desa di Kalimantan Barat sebanyak 252 desa atau 12,41 persen dari total 100 persen jangkauan telekomunikasi masih belum tersentuh sinyal atau Blank Spot.

Kemudian, terdapat 922 desa yang memiliki sinyal lemah dan 857 desa dengan sinyal yang sudah kuat. Sedangkan untuk, desa di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia terdapat 170 desa, 85 persen sudah memiliki sinyal, sementara 15 persen lainnya tidak memiliki sinyal.

“Dari 85 persen desa yang memiliki sinyal tersebut, 62 persen sinyal lemah dan 23 persen desa sudah memiliki sinyal kuat. Jadi, di Kalbar masih ada area blankspot atau tidak ada sinyal seluler,” ungkap Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Diskominfo Kalbar Sofiarti Dyah Anggunia, ST, M.Sc Rabu (04/08/2021).

Oleh karena itu, dari sekian ribu desa di Kalimantan Barat tambah Sofiarti, masih terdapat area blank spot atau tidak ada sinyal yang menjadi konsen Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat untuk diusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) atau stasiun pemancar.

Disinggung mengenai beberapa wilayah desa yang memiliki sinyal lemah ditambahkan Sofiarti, selain keterbatasan jangkauan, juga pihak provider telekmonukasi masih menilai untung-rugi dalam menginvestasikan penambahan menara pancar di wilayah blankspot.

Meski demikian, pemerintah pusat telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2021 yang mengisyaratkan pemerintah daerah bisa  membantu menyiapkan infrastruktur pasif seperti pembangunan menara atau tower pemancar dan kelistrikannya.

“Kalau dari provider itu kan mereka pasti menghitung untung-rugi. Jika mereka menginstal BTS di suatu wilayah, apakah secara ekonomis akan mendapatkan keuntungan, kalau tidak mereka pasti berpikir ulang. Nah, maka dari  itu, menurut Perpres 46 Th 2021 yang baru saja diterbitkan awal tahun ini, dimana mengisyaratkan pemerintah daerah setempat bisa membantu membangun infrastruktur pasif, seperti menara dan jaringan listrik,”tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00