Permintaan Pernak Pernik Ramadhan Di Pontianak Meningkat

KBRN, Pontianak ; Kebiasaan dan tradisi yang seringkali dilakukan umat muslim memasuki bulan Ramadhan adalah membeli pakaian dan perlengkapan ibadah yang baru agar lebih segar dengan tampilan rapi dan bersih.  Hal ini tentu memberikan peluang bagi penjual busana muslim dan keperluan beribadah lainnya di Kota Pontianak.

Pemilik Kios At-Taqwa, Haji Fuad Hatta yang telah berjualan pernak-pernik khas Ramadhan seperti busana muslim, perlengkapan ibadah, parfum muslim, kurma, dan air zam-zam selama setahun ini mengaku dirinya sempat kesulitan menjajakkan dagangannya tahun lalu akibat pandemi Covid-19.

“Tapi kondisi itu mulai berubah karena selama sepekan terakhir saya berjualan di halaman Mesjid At Taqwa Jalan Alianyang, permintaan terhadap pernak pernik khas Ramadhan khususnya parfum muslim dan busana muslim mengalami peningkatan yang cukup siginifikan”,ujarnya, Minggu (18/4).

Jika sebelumnya penjualan cenderung sepi bahkan pernah tak laku sampai seminggu, saat ini omzet penjualan meningkat sekitar Rp300 ribu  sampai Rp400 ribu rupiah. Meskipun pendapatan tersebut tergolong tidak banyak, ia merasa bersyukur dengan rezeki yang diperolehnya pada momen Ramadhan kali ini.

“Karena di tengah pandemi Covid-19 masih banyak pelaku usaha yang bangkrut dan tidak bisa berjualan lagi, jadi saya termasuk beruntung karena masih dapat berjualan”, katanya.

Kios At-Taqwa yang beroperasi mulai pukul 08.30 pagi sampai pukul 21.00 malam ini sebagian besar memasok barang dari DKI Jakarta karena kualitas produk disana dinilai lebih bagus daripada produk serupa yang berasal dari Kota Pontianak.

“Saya mematok harga jual yang bervariasi, untuk gamis muslim laki-laki dibandrol dari harga Rp200 ribu-an, sedangkan untuk gamis muslim perempuan dipatok di kisaran harga Rp100 ribu-an, kemudian harga kopiah Rp50 ribu, dan parfum muslim Rp17.500 rupiah’, terangnya.

Kendati demikian pria berusia 71 tahun ini berharap pada bulan Ramadhan kali ini dirinya bisa mendulang rezeki yang berlimpah dari menjual pernak-pernik khas Ramadhan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00