Pangkoarmada I Gelar Press Release Penangkapan Kapal Ikan Asing (KIA) Oleh KRI Bubara – 868

KBRN,  Pontianak : Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purnomo, S.E.,M.M., didampingi Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, bertempat di Dermaga Satrol Lantamal XII Jeruju Jl. Komyos Sudarso No.1 Jeruju Kota Pontianak Prov. Kalimantan Barat melaksanakan “Press Release” terkait penangkapan Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Cina MV. Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118  oleh KRI Bubara-868, Kamis (09/07/2020).

Press Release yang disampaikan Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purnomo, S.E.,M.M., kepada awak media Televisi dan On Line yang ada di Prov. Kalimantan Barat, sehubungan adanya informasi penangkapan terhadap KIA, MV. Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yu 118 yang diduga membawa jenazah meninggal Warga Negara Indonesia (WNI) oleh KRI Bubara – 868.

“Saya ingin update tentang penangkapan dan pengamanan MV. Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yu 118, kemarin pagi sekitar jam 07.00 Danguskamla dan saya mendapatkan informasi dari Athal Singapura dari BIN dan dari Bakamla tentang adanya dua buah kapal asing yang akan melintas di Samudera Indonesia menuju Singapura dalam rangka isi ulang bahan bakar salah satu diantaranya dicurigai ada membawa jenazah abk yang berasal dari Indonesia”  tegas Pangkoarmada I“

Pada jam 08.30 KRI Bubara berhasil mendeteksi kedua kapal tersebut dan melaksanakan pencegatan pada saat itu informasi tersebut sudah diterima oleh stakeholder yang lain dalam hal ini Polair, Bakamla kemudian KKP, KPLP sehingga mereka juga mengerahkan unsurnya” ujar Pangkoarmada I

Selain itu Pangkoarmada I juga mengatakan bahwa pada awal saat KRI Bubara-868 melaksanakan pengejaran sambil  mendorong keluar dari Traffic Separation Scheme (TSS) karena di wilayah TSS kita tidak boleh melaksanakan pemeriksaan kapal. Sekitar jam 09.30 kita berhasil mengeluarkan Kapal tersebut dari wilayah TSS sehingga dilaksanakan pendekatan dan penangkapan namun mereka berusaha lari akhirnya kita bersama-sama dengan kapal-kapal dari institusi yang lain Polair, Bakamla, KKP, KPLP berhasil memberhentikan kapal tersebut pada pukul 10.30 dan benar setelah dicek ada mayat seseorang yang diduga adalah Warga Negara Indonesia dan diduga terjadi tindak kekerasan.

Selanjutnya Pangkoarmada I juga mengatakan bahwa kedua kapal KIA MV. Lu Huang Yuan Yu saat ini diamankan di Lanal Batam untuk dilaksanakan pendalaman lebih lanjut dan dimintai keterangan terhadap WNI yang ikut menjadi abk kapal tersebut. Kemudian untuk mayat saat ini sedang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilaksanakan otopsi dan penyelidikan lainnya dan keluarganya sudah didatangkan dari lampung untuk melihat mayat tersebut.

Berdasarkan Crew List KIA MV. Lu Huang Yuan Yu ada 36 orang abk setelah dicek fisik ternyata hanya ada 35 orang, dalam Crew List tersebut tertulis 10 orang ABK merupakan WNI, namun setelah dilakukan pengecekan hanya ada 9 orang. Kemudian dilakukan pencarian dan diketemukan sudah meninggal dan diamankan dalam Cool Storage atau tempat pendingin sehingga awet mayat tersebut,  Demikian pungkas Pangkoarmada I mengakhiri Press Release. (Dispenal Lantamal XII/Pontianak/rri).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00