61 Pasis Seskoal Angkatan 60 Dapat Kuliah Singkat Dari Gubernur Sutarmidji

KBRN, Pontianak: Sebanyak 61 Perwira Siswa (Pasis) Dikreg Seskoal Angkatan 60 mengikuti Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira bersama Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, SH, M. Hum dengan mengusung Tema “Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Nasional Guna Menghadapi Ancaman Militer di ALKI 1 dalam rangka Mendukung Pertahanan Negara di Laut”, Selasa (17/05/2022) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Kolonel laut (P) Basri Mustari selaku Ketua Rombongan Dikreg Seskoal Angkatan 60 mengungkapkan, dari 61 Pasis yang mengikuti KKDN tersebut diantaranya terdiri 2 orang perwakilan perwira tamu dari kepolisian, 1 orang dari Angktan Darat, dan 3 dari negara sahabat, Australia, India, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan, 55 orang Perwira Siswa (Pasis) dari TNI AL.

Pada pembekalan kali ini, para Pasis di damping oleh Direktur Seskoal Kolonel Siagian, dan Komandan Pasis Kolonel Marinir Edwin, didampingi Dosen Pendamping Kolonel Navindo, Kolonel Dedy. KKDN dilaksanakan di tiga daerah, Kaltim, Kaltara, dan Kalbar.

“Ada forum Strategis I yang akan menganalisa dilaksanakan di tiga daerah, dua di Tarakan, dan 1 di Kaltara serta Pontianak. Dimana Pasis yang tergabung dalam Forum Strategis I, bertujuan untuk menganalisa ancaman potensial di wilayah ALKI I. Mereka sudah jalani, merumuskan kemungkinan ancaman di ALKI I ditindaklanjuti dalam Forum Strategis 2 KKDN guna meminta masukan dari pemerintah daerah potensi sumberdaya nasional dalam rangka menghadapi ancaman dari Forstra I,” ungkapnya.

Kolonel Laut (P) Bastri Mustari berharap, para Pasis bisa mengikuti pembekalan dari Gubernur Kalbar dengan sebaik agar mendapatkan masukan untuk dijadikan bahan  untuk menentukan rencana menghadapi ancaman pada Forstra I.

Sementara itu, Gubernur menyampaikan,  ada 30 indikator kesuksesan seseorang dan sudah diterapkan di luar negeri. Tapi yang paling penting ada 4 indikator utama kesuksesan seseorang yaitu kejujuran, disiplin, dukungan orang terdekat dan terakhir yaitu kemampuan (skill).

Selain itu, Gubernur juga memberikan gambaran bahwa Provinsi Kalbar yang dinilai sangat strategis dan multi etnis. Wilayah Kalbar juga cukup unik. Selain mempunyai 972 km daratan, juga berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan terdapat 3 PLBN yang sudah beroperasi di wilayah Kalbar yakni Aruk, Badau dan Entikong.

Terkait perairan di wilayah Kalbar, Armada Lantamal XII Pontianak diharapkan dapat menjaga keamanan di wilayah perairan Kalbar, bukan hanya ancaman perang tapi juga pada sektor ekonomi, misalnya pencurian ikan di laut wilayah NKRI.

Setelah memberikan pembekalan, Gubernur  Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., memberikan cinderamata kepada Pasis Dikreg Seskoal dan ditutup dengan foto bersama.

Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana TNI Suharto, S.H., M.Si., beserta jajarannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar