FOKUS: #PON XX PAPUA

Empat Hari Adityo Kumpulkan Empat Emas

KBRN, Jayapura: Luar biasa ...Tiada hari tanpa emas, salut untuk Adityo Restu Putro, atlet DKI Jakarta yang sukses mempersembahkan empat medali emas untuk Kontingen DKI Jakarta pada cabang loncat indah di PON XX Papua 2021. 

Setiap hari ia berhasil meraih emas. Inilah torehan yang diciptakan Adityo Restu Putro yang sejak hari pertama hingga hari keempat loncat indah selalu meraih medali emas. 

Terbaru,  Adityo meraih medali emas di nomor perorangan menara 10 meter putra, Rabu, 13 Oktober 2021 di Stadion Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Adityo mengalahkan peserta dari Jawa Timur, Papua dan juga rekan satu timnya DKI. 

Sebelumnya di hari pertama, Adityo meraih emas di nomor synchro menara berpasangan dengan Andritan, hari kedua nomor syncro papan tiga meter putra berpasangan dengan Tri Anggoro, lalu hari ketiga nomor perorangan papan satu meter putra. 

"Usai lomba saya menangis terharu. Tidak menyangka bisa dapat emas di menara perorangan dan total bisa 4 emas. Karena lawannya bagus-bagus, Andriyan juga dia yang terbaik," ucap Adityo yang tidak bisa menyembunyikan air mata bahagia. 

"Terima kasih untuk semua support sistem yang sudah mendukung mulai dai keluarga, pelatih, offisial, tim recovery, offisial, wasit juri juga KONI DKI dan PB PON," jelas Adit yang akan terus mengingat PON XX Papua sebagai salah satu torehan prestasi terbaiknya. 

Setelah menyelesaikan enam loncatan, Adityo mengoleksi nilai tertinggi 399.10 poin. Beda tipis dengan peringkat dua yang juga rekan di Tim DKI, Andriyan dengan koleksi 394.80 yang harus puas dengan medali perak. 

Di empat loncatan awal Adityo lebih unggul dari Andriyan. Loncatan pertama meraih nilai 70.50, loncatan kedua (75.20), loncatan ketiga (70.50), loncatan keempat 48.05). Namun di dua loncatan akhir nilainya lebih kecil yakni loncatan kelima (67.20), loncatan keenam (67.65). 

Sedangkan perolehan nilai Andriyan adalah loncatan pertama (66.00), loncatan kedua (73.00), loncatan ketiga (61.50), loncatan keempat (46.50), loncatan kelima (73.60) dan terakhir (73.60). 

"Hari ini loncatan saya juga bagus, bahkan di dua loncatan terakhir lebih bagus. Hanya saja, hari ini Adityo tampil lebih baik. Selamat," ucap Adriyan. 

Untuk nomor perorangan menara terbuka putra hanya memperebutkan medali emas dan perak. Sesuai aturan PB PON dan KONI Pusat yang sudah disepakati bersama, jika hanya ada peserta dari empat provinsi 5 atlet atau lebih maka hanya medali tersebut yang diperebutkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00