Penyebar Video Hoax Penembakan di Rancaekek Diringkus

KBRN, Soreang: Penyebar video hoaks adanya penembakan secara brutal di Rancaekek, Kabupaten Bandung telah dibekuk polisi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan, Video brutal itu oleh pelaku yang berinisia IA (43) diedit dan diberi judul seolah kejadian itu berlangsung di Rancaekek.

"Padahal Kepolisian sudah melakukan pengecekan di Polda, Polresta Bandung dan di wilayah lain, tidak ada yang melakukan itu. Ternyata kejadiannya itu di Meksiko,"  imbuh Hendra Kurniawan, Kamis (09/07/2020).

Pelaku IA kata Hendra, sengaja menyebarkan Video tersebut agar Viral untuk mencari subscribers. Dia ingin akun Youtube nya banyak subscribers sehingga bisa mendapatkan banyak uang.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakkan pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1946, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara.

"Saya himbau bagi masyarakat untuk tidak gampang menyebarkan berita atau Video. Akan lebih bijaksana jika informasi itu dikonfirmasi dan diverifikasi dulu. Saring dulu sebelum di Sharing," pesan Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan.

IA sendiri telah menyampaikan permintaan maafnya telah menyebarkan video sehingga membuat merasa resah.

"Saya minta maaf kepada masyarakat, khususnya warga Rancaekek Kab.Bandung atas keresahan dan kegaduhan dari video yang saya sebarkan," kata IA.

IA sendiri merupakan warga Jagasatru Kasepuhan Kota Cirebon. IA menyebar Video melalui Youtube dengan akun Harian Viral yang berjudul " Detik-detik perampokan dan pembacok sopir  ditembak Buser di Rancaekek Kab.Bandung". Video itu sempat Viral dan menyita perhatian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00