Mahasiswa Mataram Pecah Rekor Edarkan Sabu Terbanyak

Irjen Pol. M. Iqbal Tunjukkan Barang Bukti.jpg

KBRN, Mataram: Tim Polresta Mataram bergerak cepat dan berhasil membekuk salah seorang mahasiswa yang juga pengedar barang haram bersama tiga orang rekannya, Rabu (1/7) malam, di jalan Amir Hamzah, Kota Mataram.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson bersama tim pada Senin (29/6), melakukan pemantauan di sekitar lokasi penangkapan.

"Kemudian membuang sesuatu ke dalam gudang besi titan baja yang berisi narkoba seberat 3.316.75 kilo gram," jelasnya, Kamis (2/7/2020).

Terpisah, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, mengatakan bahwa penangkapan pengedar narkoba ini untuk pertama kalinya dalam sejarah di NTB.

Sebab, jelas Iqbal, jajaran Polda NTB belum pernah mengamankan pengedar narkoba jenis sabu dalam jumlah yang cukup besar.

“Intinya, tidak ada ruang untuk pelaku, terutama pengedar, lebih-lebih ini adalah jaringan peredaran narkoba antar provinsi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma mengungkapkan, tersangka pengedar narkoba berinisial SR alias Tio (25) merupakan salah seorang mahasiwa di salah satu kampus di Mataram. 

Tidak hanya itu jelas Helmi, polisi juga berhasil mengamankan tiga kawanan pelaku dalam memuluskan peredaran barang haram tersebut. 

"Salah satunya merupakan pacar pelaku berinisial SY alias Cece," katanya.

Lanjut Helmi, untuk barang bukti, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam, baju kaos warna hitam, topi warna hijau army merek RipCurl, dan buku tabungan rekening BCA atas nama SY alias Cece.

"Juga ada dua buah tabungan rekening Bank Mandiri dan BCA atas nama SR alias Tio dan barang bukti pendukung lainnya," pungkas Helmi. 

Saat ini tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana paling singkat 4 hingga 20 tahun kurungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00