Ribuan Kantong Miras Asal Manado Disita Tim Operasi Pekat

KBRN, Ternate: Tim Operasi Pekat dengan sandi Kie Raha 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) berhasil menjaring kurang lebih 1.091 botol minuman keras jenis cap tikus yang doi pasok dari Manado Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ribuan kantong miras jenis cap tikus tersebut dipasok menggunakan KM Permata Bunda yang bersandar di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Senin (9/12/2019) kemarin, dibawah kepempimpinan Ipda Sofyan Torik.

Kepala Bidang Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan kepada RRI, Selasa (10/12/2019) mengatakan, dalam razia kapal yang sandar di pelabuhan A Yani Ternate, tim berhasil mengamankan miras jenis captikus sebanyak 29 karung, yang berisikan 1.091 Botol miras jenis captikus siap edar terdiri dari 1.073 botol aqua ukuran sedang dan 18 Botol aqua ukuran besar yang diletakkan di palka kapal.

Adip Rojikan menambahkan, razia minuman keras yang dilakukan ti operasi pekat kieraha 2019 tersebut, sebagai bentuk untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat jelang natal 2019 dan Tahun baru 2020 di wilayah Provinsi Malut.

“Peredaran miras ini sangat meresahkan masyarakat karena merupakan pemicu dari segala permasalahan Kamtibmas,” ungkjap Adip.

Dari hasil temuan tersebut Adip menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, barang haram yang dipasok dari Manado tersebut nantinya akan diedarkan di Sanana Kab. Kepulauan Sula.

Adip juga menegaskan, selain mengamankan ribuan kantong miras, tim operasi pekat juga mengamankan dua orang ABK Kapal KM Permata Bunda yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut.

“Kedua ABK kapal yang berhasil diamankan dengan inisal DG (39) (Juru Minyak/Oilman) dan EM (42) (Koki/Juru Masak),” tegasnya.

Saat ini menurut Adip, terduga tersangka dan barang bukti ribuan kantong miras tersebut tengah diamankan di Mapolda MAlut untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00