Selama Ramadhan, Ribuan Botol Miras di Tasikmalaya Dimusnahkan

Ribuan botol Miras hasil operasi Kepollsian selama bulan Ramadhan, di Musnahkan di Mapolres Tasikmalaya Sabtu, (23/5/2020). (Nova Nugraha/ RRI).jpg

KBRN, Tasikmalaya : Ribuan botol Minuman Keras (Miras) yang diamankan jajaran Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, selama bulan Ramadhan, dimusnahkan di Mapolres Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2020).

Kapolres Tasikmalaya AKBP. Hendria Lesmana mengatakan, miras yang dimusnahkan diantaranya 2.006 botol miras pabrikan berbagai merk, serta ratusan liter miras tradisional.

Selain miras berbagai jenis, Polres juga memusnahkan 3.500 petasan berbagai jenis, puluhan alkohol murni dan berbagai merk obat batuk hasil razia selama Ramadan.

"Tujuannya untuk menjadikan Tasikmalaya bebas miras. Terutama di saat bulan suci Ramadhan," kata Kapolres kepada Radio Republik Indonesia RRI, Sabtu (23/5/2020).

Pemusnahan ribuan botol Miras ini. Selain upaya preventif oleh aparat penegak hukum, lanjut Hendria, tokoh masyarakat dan alim ulama juga ikut menyosialisasikan tentang bahaya miras melalui pendekatan agama. Terutama, tidak melakukan pesta miras saat malam takbir.

"Ini membuktikan upaya kepolisian dalam menekan angka penyakit masyarakat. Ada sekitar 20 pedagang miras yang diberikan sanksi tipiring pada operasi kali ini," ungkapnya.

Sementara itu tokoh agama Kabupaten Tasikmalaya KH. Atam Rustam mengungkapkan, pihaknya mendukung kegiatan pemusnahan dan operasi minuman keras ini.

Ia berharap dengan upaya ini, mampu menyelamatkan generasi muda.“Ini telah mencegah nahi munkar," jelas Atam.

Ia berharap operasi serupa bisa dilakukan rutin setiap malam, bukan hanya menjelang atau saat Ramadahan.

"Jika dapat dilakukan secara rutin, hal ini akan berdampak pada berkurangnya peredaran miras yang kerap dipakai berpoya- poya," harap Atam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00