Penangkapan Tiga Pedagang Ribuan Botol Miras

Polres CImahi ekspose hasil oeperasi mantab brata

KBRN, Cimahi : Jajaran Polres Cimahi menangkap beberapa penjual minuman keras beserta barang bukti ribuan botol minuman keras berbagai jenis dan merek. Bahkan, ratusan liter ciu dan tuak juga ditemukan di dalam razia yang dilakukan selama berlangsungnya Operasi Cipta Kondisi selama Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah.

"Miras tersebut diantaranya disita dari tersangka RF, alias UC berusia 19 tahun, warga Kampung Cikacapi, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi," ungkap Kapolres Cimahi AKBP, Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki kepada wartawan di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020).

Menurut Yoris, para tersangka dijerat dengan Perda Nomor 5 tahun 2017 Tentang Ketertiban Umum, yaitu tentang penjualan minuman keras tanpa izin.

"Dari tersangka disita 51 botol miras dari berbagai merek dan jenis. Seperti anggur putih, arak, anggur merah, dan bir. Dalam putusan tipiring, tersangka didenda sebesar Rp1,5 juta," kata Yoris.

Kemudian, lanjutnya, dari tersangka ST (40) Warga Jalan Julaeha Karmita Cimahi disita 49 botol miras berbagai merek dan jenis, dan dia didenda Rp500 ribu. Sementara, tersangka Cecep alias Cepot (28) warga Kampung Cijeruk, Lembang, Kabupaten Bandung Barat didenda Rp1 juta karena menjual miras.

Yoris menyatakan minuman keras selalu menjadi pemicu tindak kejahatan dan kriminalitas.

"Sehingga, dengan diamankannya ribuan botol miras demi keamanan di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat selama puasa menjadi kondusif. Imbasnya, angka kejahatan perkelahian dan kriminalitas di wilayah hukum Polres Cimahi menurun. Sehingga, lingkungan masayarakat aman dan kondusif," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00