Pelaku Pembobol Bagasi Ternyata Oknum Pegawai Bandara

Dua Pelaku Saat Diperiksa Tim Resmob

KBRN, Ternate: Dua pelaku pembobol bagasi atau kargo Bandara Sultan Babullah Ternate akhirnya diringkus tim Reserse Mobile (Resmob), Direktorat Reserse Keiminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut)

Pelaku dengan inisial masing-masing, IS alias Ikbal (28) dan FL alias Abang (21) diringkus pada lokasi berbeda dalam wilayah Kota Ternate.

“Kedua pelaku yang diringkus inj merupakan karyawan dari PT Langgang Buana Perkasa,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Malut, Komnes (Pol) Dwi Hindarwana RRI, Rabu (20/5/2020).

Hindarwana menyatakan, penangkapan pelaku pertama adalah Ikbal yang diringkus di kelurahan Tubo kecamatan Kota Ternate Utara sementara untuk FL diringkus dalam pasar higenis bahari berkesan Kota Ternate, dini hari tadi.

"Selain mengamankan dua pelaku, tim Resmob juga sedang mengejar satu pelaku lain. Ada 3 orang tapi satu dari mereka masih dikejar,” terangnya.

Dijelaskan, para pelaku yang merupakan karyawan di Bandara Babullah ini sudah dipantau sebelumnya.

“Aksi yang mereka lakukan ini sudah lama. Kami sudah pantau aksi mereka berapa bulan kemarin. Penangkapan mereka ini karena ada pengaduan dari korban juga,” ujarnya.

Diungkapkan, pada Oktober 2018 dan Agustus 2019, berdasarkan informasi masyarakat, sering terjadi kehilangan handphone di kargo pesawat. Atas informasi itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap aksi kejahatan tersebut.

Dalam aksinya, para pelaku memiliki peran masing-masing yaitu pelaku Ikbal merobek bungkusan kargo menggunakan kunci sepeda motor kemudian mengambil ponsel. Ponsel itu diserahkan ke pelaku R kemudian diserahkan lagi ke pelaku Abang untuk disimpan di saku celana. Peran ini dilakukan secara bergantian oleh ketiga pelaku tersebut.

Karena itu, dari penangkapan dua pelaku itu juga diamankan barang bukti berupa tiga buah ponsel dengan merk berbeda.

“Saat ini kedua pelaku itu sudah ditetapkan sebagai tersangka penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda dan dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan atau Pasal 362 Jo Pasal 55 KUHP dan langsung dilakukan penahanan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00