Tega, Begal Aceh Rampok Harta Mantan Majikan

KBRN, Banda Aceh : HUS alias MI (31) warga salah satu gampong di Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar harus ditindak tegas dan terukur oleh petugas Sat Reskrim Polresta Banda Aceh setelah merampok uang senilai Rp320 juta dan sepeda motor milik seorang pedagang Zulmaidi (42) warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar..

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto SH mengatakan, pelaku yang juga pernah bekerja di toko milik korban tega merampas uang milik mantan majikannya itu.

"Korban saat itu kembali dari tokonya menuju rumah dengan membawa hasil penjualannya menggunakan sepeda motor miliknya. Tiba-tiba dua orang pelaku menggunakan sebo dari tempat persembunyian melompat kearah korban dengan tujuan korban terjatuh," kata Trisno dalam keterangannya, Senin (4/5/2020). 

Namun, lanjut Trisno, saat itu korban dan pelaku terjadi perlawanan sehingga salah satu pelaku mengalami luka di bagian telinga, dan pelaku berhasil melarikan sepeda motor serta uang yang disimpan dalam bagas.

"Uang milik korban itu dari hasil penjualannya selama seminggu di toko Teuka Baru di Darul Imarah, Aceh Besar," tambah Kapolresta.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP.B /179/IV/yan.2.5/2020/SPKT tanggal 14 April 2020, polisi melakukan penyelidikan mengungkap kasus yang terjadi tersebut berdasarkan barang bukti yang tertinggal di TKP, berupa sendal jepit dan kantong plastik warna hitam milik pelaku.

"Personil Unit Jatanras dan Unit Ranmor melakukan olah TKP bersama Unit Intelkam Polsek Darul Imarah dan melakukan pemeriksaan terhadap korban serta saksi lainnya terkait barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian," ujar Trisno.

Setelah menemukan titik terang, Personil melakukan penangkapan terhadap MM alias Amar (20) warga Aceh Besar yang ikut serta melakukan aksi kejahatan pada malam tersebut dengan membawa hasil rampasan menggunakan sepeda motor milik korban, Kamis (28/4/2020), sekitar pukul 23.00 WIB dirumahnya. 

"Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh MM alias Amar, Polisi bergerak menuju ke rumah yang dihuni pelaku di Komplek perumahan Arab Saudi, Miruk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Jumat (29/4/2020) dini hari," ujar Trisno.

Sesampai di rumah pelaku, petugas berhasil mengamankan juga isteri pelaku yang telah menikmati hasil kejahatan yang dilakukan oleh suaminya tersebut serta barang bukti lainnya dari hasil kejahatan yang dilakukannya.

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa plastik hitam yang diikat tali, satu pasang sendal jepit,  uang senilai 99 juta, Sepeda Motor Suzuki Spin warna merah, Sepeda Motor Honda Vario putih Sepeda Motor Honda Vario 150 warna hitam, Sepeda Motor Honda Scoopy warna hitam serta BPKB Asli dan STNK Asli,  spring bed, kipas angin, kompor gas, lima mayam emas berbetuk gelang, tabung gas serta tiga unit handphone," ujarnya.

Dikatakan, pelaku HUS alias MI ditangkap petugas pada Senin (4/5/2020) dini hari. Tersangka berteriak dan melawan petugas, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur melumpuhkan pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis.    

Dalam kasus tersebut, turut diamankan seorang wanita EL (33) tahun, isteri siri dari HUS alias MI yang mengetahui perbuatan suaminya, serta menikmati hasil kejahatan dengan membeli satu gelang emas seberat 5 mayam serta membeli satu unit Handphone merk Vivo warna biru. 

"Pelaku HUS alias MI dan MM Alias Amar dijerat dengan pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,  sementara itu isteri HUS alias MI dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tuntasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00