Polda Malut Dalami Aksi Rusuh saat May Day

Aksi Kariawan PT.IWIP

KBRN, Ternate : Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utra (Malut) mendalami aksi rusuh di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Setidaknya sudah ada 12 orang diamankan karena diduga menjadi aktor dibalik aksi yang berujung anarkis pada 1 Mei 2020 lalu. Aksi itu mereka gelar tepat pada peringatan Hari Buru International atau May Day.

Kepala bidang humas, Ajun Komisaris Besar Polisi Adip Rojikan, Minggu (3/5/2020) mengatakan, 12 orang ini diamankan untuk dikakukan penyelidikan lanjutan. Sebab mereka dinilai memiliki peran masing-masing. Baik yang menjadi provokator maupun yang melakukan aksi penjarahan di perusahan tambang yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tersebut.

“Iya sudah diamankan tapi masih dalam penyelidikan,”ungkapnya.

Adip menambahkan, pada saat aksi protes yang terjadi tersebut, Kapolda Brigjen (Pol) Rikwanto dan beberapa pejabat utama langsung turun ke lokasi.

“Pak Kapolda juga turun waktu kejadian,” tuturnya.

Ditekankan Adip, penyampaian pendapat di muka umum memang tidak dilarang, asalkan tidak melakukan hal-hal yang bertentangan termasuk dengan anarkis dan lain sebagainya.

Dalam kasus ini dirinya memastikan akan ditangani secara profesional sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

“Akan ditangani sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Sekedar diketahui, dari 12 orang yang diamankan tersebut, 8 diantaranya sudah dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut untuk dilakukan pemeriksaan sementara 4 orang lainya masih dalam pengembangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00