Polisi Bekuk Pasutri Penjual Masker Ilegal di Surabaya

KBRN, Surabaya : Penjualan masker kesehatan tak berizin dibongkar jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tak tanggung-tanggung dari penjualan online yang dilakukan, pelaku bisa meraup untung sekitar Rp 80 juta sampai Rp 90 juta.

Pelaku yang juga suami istri ini memasarkan produk asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT), terdapat ribuan masker ilegal yang berhasil diamankan. Kepala Unit Pidana Ekonomi, Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Teguh Setiawan menjelaskan, dua pasutri tersebut yakni SB (40) dan LLK (39).

"Selain meringkus kedua tersangka, petugas juga mengamankan satu tersangka lain yakni BHK (29) warga Sidoaro. Pasutri ini mendapatkan barang berupa masker dari Cina. Mereka mengimpor produk masker seharga Rp 190.000 per box isi 50 pic masker. Namun mereka kemas ulang dan jual kembali seharga Rp 215 ribu per box," ungkap AKP Teguh dalam gelar perkara si Mapolrestabes Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Atas perbuatan tersebut, polisi menjerat para tersangka dengan pasal pasal 196, pasal 98 pasal 106 UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009, Permenkes 1189 tahun 2010 ijzn produksi alat kesehatan dan PKRT. Ancaman hukuman 10-15 tahun. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00