Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Lapas Klas II A Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Dua hari pasca terbakarnya Empat kamar Tamping (Tahanan Pendamping) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Bukittinggi, yang berlokasi di Biaro, Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam, belum diketahui secara pasti apa penyebab munculnya kobaran api, hingga menghanguskan empat kamar Tamping itu.

Menanggapi hal itu Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, menjelaskan, untuk memastikan dari mana sumber munculnya api hingga menyebabkan kebakaran di Lapas Klas II A Bukittinggi, dilakukan kerjasama dengan Tim Identification System (Inafis) Polda Sumatera Barat.

“Selasa kemarin dari pagi hingga sore, Tim Inafis ini telah melakukan pengecekan pada 4 kamar Tampin Lapas Klas II A Bukittinggi yang terbakar, diawali dari kamar 4 tempat dimana awal munculnya api, berikut 3 kamar lainnya yang ikut terbakar,” terangnya, Rabu (23/1/2019). 

Berdasarkan informasi dari pihak Lapas Klas II A Bukittinggi sambung Arly Jembar Jumhana, kamar Tampin yang berada di blok D wisma Kamboja itu berjumlah 8 kamar, 4 kamar diantaranya terbakar, 4 kamar lainnya dalam kondisi aman, serta di dalamnya ada 74 orang narapidana.

“Hingga hari ini belum didapatkan hasil penyelidikan yang dilakukan Inafis Polda Sumatera Barat, nanti mereka akan memberikan surat keterangan tertulis pada Polres Bukittinggi, sehingga dapat diketahui apa yang menyebabkan munculnya kobaran api itu,” jelasnya.

Arly Jembar Jumhana menambahkan, laporan itu disusun Inafis selama satu minggu, baru setelah itu didapatkan hasilnya, dan selanjutnya hasil itu akan disampaikan pada Kepala Lapas Klas II A Bukittinggi.

“Sebelum ada laporan resmi dari Inafis Polda Sumbar ini, kita menunggu dulu, dan dalam hal ini kita juga tidak bisa berspekulasi terkait apa sebab muncul api hingga menyebabkan kebakaran itu, diserahkan semua pada ahlinya,” tutur Kapolres.

Setelah hasilnya nanti diketahui, Arly Jembar Jumhana mengatakan, pihak Polres Bukittinggi juga akan berkoordinasi dengan Kepala Lapas Klas II A, sebagai antisipasi kedepan, sehingga peristiwa kebakaran tidak terjadi lagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00