Polisi Dalami Penyelidikan Kebakaran Di Teluk Tiram

KBRN Banjarmasin : Saat dilanda hujan sangat deras warga sekitar Jalan Teluk Tiram Gang Sepakat Banjarmasin Barat digegerkan dengan adanya bencana kebakaran Minggu tengah malam.

Dimana rumah terbakar ini diketahui penghuninya bernama Adi, dimana saat kejadian semua warga dalam keadaan tertidur lelap apalagi waktu kejadian lampu yang ada di kota Banjarmasin, dalam keadaan mati listrik, tiba-tiba tak tahu penyebab pastinya.

Mendengar orang berteriak minta tolong dari warga, sejumlah warga sekitar langsung menuju ke lokasi kebakaran untuk memadamkan sebelum sejumlah anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) datang ke Lokasi kebakaran.

Tak lama menerima laporan dari warga sekitar, sejumlah anggota BPK langsung menuju ke Tempat Kejadian Pekara (TKP), walaupun hujan sangat deras beruntung dengan cepatnya anggota BPK langsung memadamkan api yang sangat besar ini dan dalam kejadian ini tak ada menelan korban jiwa.

Selanjutnya mengetahui api sudah mulai padam itulah, sejumlah anggota kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Barat, dan Tim Identifikasi, langsung melakukan Olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab dari kebakaran ini dan mengumpulkan saksi-saksi yang melihat pasti penyebab asal-usul api tersebut.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko SIk, saat dikonfirmasi anggotanya masih menyilidiki kebakaran sebenarnya.

"Apakah ini disengaja atau tidaknya belum bisa dikatakan oleh sebab itulah anggota mengumpulkan bukti dan saksi, serta dalam peristiwa ini tak ada menelan korban jiwa," ungkap AKP Mars Suryo Kartiko di Banjarmasin Senin (7/1/2019).

Dari keterangan pemilik rumah HUdri salah satu warga sekitar, memang rumah tersebut peninggalan Almarhum Ardiansyah, dimana sekarang oleh Adi bersama ibunya dan satu adik sulungnya, waktu kejadian ibu dan adiknya ini tidak ada dirumah lagi diluar tak tahu kemana, saat itu yang ada hanya Adi dan dengan tiba-tiba api tersebut langsung membesar tak tahu secara pasti penyebabnya, memang dulu Adi ini diduga mengalami gangguan jiwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00