Tak Hanya RUU HIP, Belasan Prolegnas Dibatalkan

KBRN, Jakarta: Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Agtas menyatakan, telah mengurangi 16 Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam Prolegnas 2020 berdasarkan Rapat Paripurna ke-19 masa sidang ke IV tahun 2020 di DPR RI, Kamis (16/7/2020).

Dia mengatakan, pengurangan 16 RUU di Prolegnas karena sulit untuk dibahas, dan tidak darurat sesuai kondisi pandemi Covid-19.

"Menyepakati, mengurangi 16 dari RUU Prolegnas tahun 2020, yaitu RUU Keamanan Ciber, RUU Penyiaran, RUU Pertanahan, RUU Kehutanan, RUU Perikanan, RUU Jalan, RUU KPPU, RUU PKS, RUU Perselisihan Perindustrian, RUU Angkutan, RUU OJK, RUU Pendidikan Kedokteran, RUU Sistim Kesehatan Nasional," ungkap Supratman Andi Agtas di Gedung DPR RI, Kamis (16/7/2020).

Namun, Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut telah menambahkan lima RUU dalam Prolegnas tahun 2020. Sehingga, kata dia, total RUU Prolegnas tahun 2020 yaitu 37 RUU dari sebelumnya 50 RUU Prolegnas 2020.

"Dengan mengurangi 16 RUU dari Prolegnas, terdapat tiga RUU yang ditambahkan, serta dua RUU penagganti Undang-Undang lama yang masuk prioritas tahun 2020. Jumlah RUU yang dalam Prolegnas tahun 2020 Sebanyak 37 RUU," kata Puan Maharani.

Selain itu, Puan menyatakan terdapat satu RUU dihentikan dalam pembahasan Prolegnas 2020. RUU ini padahal merupkan rekomendasi Fraksi PDIP.

"Yaitu RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), karena menuai pertentangan di kalangan masyarakat yang dinilai jauh dari nilai nilai Pancasila," ucap Puan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00