Menanti Duet PDI-P dan Gerindra di Tangsel

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad (Dok Istmw)

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku bahwa pihaknya belum menerima rekomendasi dukungan dari partai PDI-Perjuangan kepada kader Gerindra atas nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Rahayu Saraswati sedianya akan masuk dalam bursa pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 untuk tingkat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Untuk saat ini rekomendasi tersebut belum diterima oleh DPP Gerindra maupun oleh Rahayu Saraswati," kata Dasco di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (7/7/2020).

Menyikapi beredarnya surat dukungan rekomendasi terhadap Saraswati itu, Dasco mengungkapkan bahwa pihaknya nanti akan membicarakan secara mendalam, terkait kerjasama antar dukungan tersebut.

"Memang dengan PDI-Perjuangan berkolaborasi di beberapa tempat. Untuk Tangsel kita akan nanti mengkonfirmasi pada DPP PDI-P dan apabila memang betul kita akan bicarakan matang untuk kerja samanya," tambahnya lagi.

Pembahasan secara mendalam itu dijabarkan Dasco, untuk menentukan posisi kursi dukungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Sebab dalam surat rekomendasi dukungan PDI-Perjuangan yang beredar di media sosial itu, Dasco menyebut bahwa hal yang perlu diperjelas yakni dengan adanya arah dukungan PDI-P yang dikabarkan mendukung Sekda Tangerang Selatan Muhammad, yang direkomendasikan sebagai Wali Kota, sementara Saraswati direkomendasi menjadi Wakil Wali Kota.

"Jadi memang di situ belum secara jelas Wali Kota atau Wakilnya. Ini menunggu kalkulasi. Nanti kalau kemudian sudah ada perkembangan baru diputuskan nanti Mbak Sarah itu sebagai Wali Kota atau Wakil," jelasnya.

"Memang PDI-P dan Gerindra kursinya banyak di Tangsel. Tentunya faktor-faktor itu harus kita perhitungkan dalam Pilkada," pungkas Dasco.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00