Ringankan Beban, Anggota Bawaslu Diberi Bantuan Pulsa

KBRN, Malang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang diharuskan mengurangi aktivitas tatap muka dalam menjalankan sejumlah persiapan tahapan Pilkada Kabupaten Malang di masa pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19), sehingga sejumlah persiapan tahapan Pilkada dilakukan menggunakan jaringan internet/daring.

Karenanya, setiap anggota Bawaslu diberikan subsidi pulsa sebesar Rp25 ribu dalam sekali kegiatan daring, sesuai diamanatkan dalam Peraturan Bawaslu RI.

"Bantuan pulsa tersebut guna meringankan beban kebutuhan pulsa para anggota pengawas di lapangan, sebab selama mengikuti tahapan menggunakan peralatan pribadi masing-masing anggota pengawas," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi kepada RRI, Kamis (2/7/2020), di Kepanjen, Kabupaten Malang.

Itupun, kata Wahyudi, setiap pengawas dibatasi maksimal dua kali dalam sebulan, sehingga maksimal bantuan pulsa diberikan hanya Rp50 ribu. Ada sekitar 497 anggota pengawas pemilu mulai dari desa hingga kecamatan. Rinciannya, 99 orang pengawas kecamatan dan 398 pengawas desa/kelurahan.

Diungkapkan, kegiatan pengawas yang dapat dilakukan secara daring itu seperti Bimbingan Teknis (Bimtek), Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis), dan sejumlah kegiatan pengawasan lain yang memungkinkan dilakukan menggunakan jaringan internet.

"Sumber dana untuk pulsa itu berasal dari realokasi anggaran yang tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), imbas Covid-19, yakni dengan cara merealokasi anggaran tersebut. Diantaranya anggaran pertemuan dan Bimtek," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00